Lampung Bangkit

Lahan Pertanian di Lambar Terancam Gagal Panen, Hantoni Hasan: Langkah Antipasi Sudahkan Dijalankan?

Baik Pemkab Lampung Barat, Pemprov Lampung, Kementerian Pertanian, dan juga masyarakat khususnya petani yang merasakan dampak dari kasus ini.

Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain
Politisi PKS Hantoni Hasan ketika berbincang dengan wartawan Tribun Lampung, Rabu (28/09/2022) 

Tribunlampung.co.id, Lampung Barat- Sedikitnya 271 hektare lahan pertanian di Lampung Barat, Lampung berpotensi menurun hasil produksi karena dampak dari El Nino

Terkait ini, politisi PKS Hantoni Hasan menyoroti beberapa hal yang mesti jadi perhatian bersama.

Baik Pemkab Lampung Barat, Pemprov Lampung, Kementerian Pertanian, dan juga masyarakat khususnya petani yang merasakan dampak dari kasus ini.

Pertama sebagai bentuk evaluasi, Hantoni Hasan menyebut Kementerian Pertanian jauh hari sudah melakukan antisipasi dengan berbagai program.

Perhatian penuh perlu dilakukan lantaran Lampung menjadi salah satu wilayah lumbung pangan nasional.

"Kementan sudah memprediksi, kalau adanya gagal panen dampak elnino sudah ada langkah antisipatif. Lampung adalah salah satu daerah yang mendapat perhatian karena daerah produksi padi," kata Hantoni Hasan kepada Tribunlampung.co.id, Selasa (7/11/2023).

Sebagai bentuk evaluasi bersama, Hantoni Hasan menanyakan sejauah mana koordinasi dan konsolidasi Pemkab Lampung Barat dengan Kementerian Pertanian dan Pemprov Lampung.

Baca juga: Pungli Distribusi Air Bersih di Lamsel Harus di Mediasi, Hantoni Hasan: Jangan Jadi Api Dalam Sekam

Baca juga: Kesehatan Warga Sekitar PLTU Sebalang Terganggu, Hantoni Hasan: Kesehatan Lingkungan Bagian dari HAM

Koordinasi dan konsolidasi ini, menurut Hantoni, penting dalam rangka menanggulangi dampak dari El Nino.

"Saya kira ini (koordinasi) sudah ada. Kalau pun sudah ada berarti kalau kita bicara dampaknya terhadap petani, Insya Allah bisa di tanggulangi," papar Hantoni.

Pengusung tagline Lampung Bangkit ini menuturkan, pemerintah sudah menggulirkan beberapa program untuk mengantisipasi dampak elnino ini.

Misalnya menanam benih yang tahan kering. Kemudian, juga ada program KUR dan asuransi.

Sehingga ketika nanti gagal panen atau berkurang hasil panen maka harapannya bisa teratasi dengan langkah antisipatif itu.

"Nah tentu kita sama-sama berharap program ini sudah benar-benar dijalankan. Ada nggak itu asuransi atau KUR," kata Caleg DPR RI dari PKS ini.

"Kalau ada asuransi untuk sawah atau ladang itu, maka mudah-mudahan dampaknya terhadap petani bisa diminimalisir. Karena mereka mendapat penggantian," katanya.

Hantoni Hasan lalu menanyakan kembali apakah langkah-langkah antisipatif ini sudah benar-benar dijalankan oleh Pemkab Lampung Barat?.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved