Siswa SMK Tewas Dikeroyok

Polisi Sebut Celurit Tembus Tubuh Pelajar SMK Tewas Tawuran Lebih dari Tiga Kali

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menyebut tubuh Gilang Ihsan Zikri tertusuk celurit lebih dari tiga kali kala tawuran.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Rekonstruksi pelajar SMK tewas tawuran, Rabu (8/11/2023). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kapolsek Sukarame, Polresta Bandar Lampung, Polda Lampung, Kompol Warsito menyebut tubuh Gilang Ihsan Zikri tertusuk celurit lebih dari tiga kali kala tawuran antar pelajar di Bandar Lampung, Senin (30/10/2023) lalu.

Hal itu disebutkan Kompol Warsito usai rekonstruksi kejadian, Rabu (8/11/2023).

Baca juga: 22 Reka Adegan Rekonstruksi Pelajar SMK Tewas Tawuran di Bandar Lampung

Baca juga: Masuki Musim Hujan, DLH Bersihkan 30 Kali di Bandar Lampung

"Lebih dari tiga kali (sabetan celurit)," kata Kompol Warsito.

Namun, Kompol Warsito menyebut ada dua sabetan celurit yang fatal dan berakibat Gilang Ihsan Zikri meninggal dunia.

Keduanya di punggung dan bahu kanan.

Dua titik itu ditusuk dari arah belakang oleh tersangka.

"Luka di punggung di bahu, itu yang menyebabkan korban meninggal dunia," kata Kompol Warsito.

Saat korban tergeletak, masih kata Kompol Warsito, para tersangka pergi melarikan diri.

Tersangka pergi dengan menggunakan sepeda motor.

Tersangka penusuk itu, yakni adalah YS, saat ini statusnya masih DPO (daftar pencarian orang).

Sebelumnya diberitakan, Polresta Bandar Lampung menggelar rekonstruksi penganiayaan berujung korban jiwa saat tawuran pelajar di Bandar Lampung

Polresta Bandar Lampung menggelar rekonstruksi pada Rabu (8/11/2023) di tempat kejadian perkara penganiayaan di Bandar Lampung.

Diketahui kejadian penganiayaan itu terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Bandar Lampung atau tepatnya di lapangan terbuka dekat dengan SMAN 5 Bandar Lampung, Senin (30/10/2023) sore.

Korban tewas adalah pelajar SMK BLK Bandar Lampung Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) bernama Gilang Ihsan Zikri.

Saat itu, korban dinyatakan tewas di lokasi tawuran pelajar berlangsung.

Gilang Ihsan Zikri tewas dengan kondisi bersimbah darah.

Kondisi itu, karena luka bekas benda tajam yang diterima tubuh korban.

(Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer) 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved