Kereta Tabrak Mobil di Lampung Utara

Evakuasi 3 Korban Tewas Kecelakaan Sedan Ditabrak Kereta Api Terkendala Hujan

Evakuasi korban kecelakaan mobil sedan timor dan kereta api di Lampung Utara sempat terkendala hujan. 

Tayang:
Penulis: Yogi Wahyudi | Editor: Indra Simanjuntak
Dokumentasi
Evakuasi korban kecelakaan di Lampung Utara terkendala hujan yang deras. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Utara - Evakuasi korban kecelakaan mobil sedan timor dan kereta api di Lampung Utara sempat terkendala hujan. 

Kasat Lantas Polres Lampung Utara, Iptu Joni menyebutkan, hujan yang deras, sedikit menghambat proses evakuasi korban tersebut. 

Baca juga: Sopir Sedan Sempat Diingatkan Petugas Sebelum Ditabrak Kereta Kuala Stabas

Baca juga: Breaking News Polisi Amankan 15 Remaja Hendak Tawuran di Pesawaran

"Saat akan dievakuasi kemarin, kendalanya karena hujan deras," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (6/12/2023). 

Selain hujan yang deras, kendala lainnya yakni karena korban pengendara dan penumpang mobil Sedan Timor tersebut, terjepit. 

Sehingga membuat proses evakuasi memakan waktu yang cukup lama. 

"Penumpang kendaraan terjepit di kendaraannya, jadi evakuasinya lama untuk mengeluarkannya," katanya. 

Pihaknya mengungkapkan, proses evakuasi baru bisa selesai sekitar pukul 22.00 WIB. 

"Sehingga evakuasi tersebut baru bisa selesai sekitar pukul 22.00 WIB," ucapnya. 

Pihaknya juga menyebutkan, evakuasi dilakukan bersama unit Polsuska dan warga sempat. 

"Sementara itu, tiga jenazah semalam telah dievakuasi menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu untuk dilakukan visum," pungkasnya. 

Sempat Diingatkan

Peristiwa kecelakaan antara kereta api Kuala Stabas yang menabrak mobil sedan timor berwarna hijau BE 1216 JA, terjadi di Lampung Utara, pukul 17.50 WIB, Selasa (5/12/2023).

Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Utara menyebutkan jika petugas telah memperingatkan pengendara mobil untuk tidak melintas. 

"Berdasarkan penuturan saksi, yakni petugas berjaga mereka telah memberi peringatan," ujar Plt Kadis Perhubungan Kabupaten Lampung Utara, Anom Sauni. 

Namun, karena kondisi sedang turun hujan yang deras, pengendara diduga tidak mendengar peringatan tersebut.

"Namun, karena hujan deras dan tidak didengar pengendara, mereka tetap menerobos," terangnya.

Sehingga terjadilah kecelakaan tersebut. 

Selain kendaraan, pihaknya juga berhasil mengevakuasi korban yang meninggal dunia. 

"Proses evakuasi telah selesai, kita juga telah mengevakuasi korban, akibat tabrakan dengan KA Kuala Stabas," katanya. 

Ia menegaskan, jika sebelum terjadi petugas sudah lebih dahulu memperingatkan kepada pengendara mobil itu. 

"Namun pengedaran itu tetap saja menerobos jalur perlintasan kereta," ungkapnya. (Tribunlampung.co.id / Yogi Wahyudi)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved