Kecelakaan Kereta di Bandar Lampung

Sebelum Tewas Terserempet Kereta, Nenek di Kampung Baru Hendak ke Warung

I Ketut Sebudi mengaku tak menyangka kakaknya, Michael Amerta (70), tewas tertabrak kereta Babaranjang. 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Tim Inafis Polresta Bandar Lampung melakukan olah TKP kereta serempet nenek di Kampung Baru, Senin (19/2/2024). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - I Ketut Sebudi mengaku tak menyangka kakaknya, Michael Amerta (70), tewas tertabrak kereta Babaranjang. 

Ketut mengatakan, sebelum peristiwa itu korban berniat berbelanja ke warung. 

"Kakak saya itu dari rumah mau menyeberang dan membawa uang ingin berbelanja ke warung," kata Ketut saat diwawancarai Tribun Lampung di lokasi kejadian, Senin (19/2/2024). 

Ia mendapat kabar dari tetangganya kalau korban tewas karena tertabrak kereta Babaranjang.

"Benar, Ayuk saya meninggal dunia. Kami berduka, mohon doanya," imbuhnya. 

Michael Amerta (70), warga Jalan Bumi Manti, Gang Surya Kencana 4, RT 02, Lingkungan 2, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, meninggal dunia usai tertabrak kereta.

Peristiwa itu terjadi di perlintasan rel Jalan Bumi Manti, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Senin (19/2/2024) sekitar pukul 16.00 WIB. 

Camat Labuhan Ratu Septia Isparina membenarkan kejadian itu. 

"Korban ini dari rumahnya hendak belanja di seberang rel di wilayah Kelurahan Labuhan Ratu Raya dengan membawa uang Rp 20 ribu di sakunya," kata Septia. 

Dia menjelaskan, korban terserempet kereta karena badannya tidak hancur.

Ia mengalami luka robek di tangan dan wajah. 

"Warga melihat korban sudah tergeletak. Masinis pos Labuhan Ratu memberitahukan warga karena ada yang tertabrak," kata Septia. 

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved