Pembunuhan di Mesuji

Guru SD Korban Pembunuhan di Mesuji Berencana Akan Menikah 

Guru SD di Mesuji Lampung yang diduga dibunuh di mess sekolahnya dikabarkan hendak menikah. 

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Screenshot video warga
TKP tewasnya guru SD di Mesuji Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Mesuji - Guru SD di Mesuji Lampung yang tewas di mess sekolahnya itu dikabarkan hendak menikah. 

Menurut pamannya Ansori almarhumah bernama Rosiya Aprilia saat ini korban berstatus janda dan hendak menikah lagi dengan kekasihnya. 

"Almarhumah itu statusnya masih janda dan ini baru mau menikah lagi dengan calonnya," ujarnya. 

Ansori menyebut rencana menikah itu ada karena sebelumnya pihak keluarga korban dan calonnya sudah melakukan pertemuan. 

Dijelaskan Ansori jika korban merupakan putri pertama dari pasangan Susila dan Rohaida yang tinggal di RK 03 / Rat 09, Desa Muara Tenang, Kecamatan Tanjung Raya. 

Kemudian, Ansori menuturkan korban sejak masih gadis sudah mengajar sebagai guru. 

Disisi lainya, warga sekitar Yanti bukan nama sebenarnya menerangkan sebelum korban ditemukan meninggal masih menjalankan aktivitasnya seperti biasa. 

"Korban itu ya masih mengajar, bahkan masih bercengkrama dengan rekannya sesama guru," ungkapnya. 

Yanti juga menyebut korban tinggal di mess sekolah karena jarak antara rumahnya dan tempatnya mengajar yang jauh, sehingga memutuskan untuk tinggal di sekolah. 

Sebelumnya diberitakan, seorang guru SD Negeri 8 Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Lampung bernama Rosi (25) tewas dibunuh di mess sekolah tersebut, Kamis (29/2/2024).

Menurut warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya, tewasnya korban itu diketahui pada hari ini sejak pukul 17.00 WIB.

"Kejadian itu sore hari ini pukul 17.00 WIB, korban tewas di mess sekolah," ujarnya.

Kemudian, warga menyebut dari informasi yang didapat, tewasnya korban tersebut diketahui oleh rekan korban bernama Siti.

Saat itu, ungkap warga rekan korban baru pulang dari kegiatan pelatihan di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya.

"Rekan korban memang tinggal bareng di mess, setelah tiba di sekolah Siti pun mencoba mengetuk kamar korban untuk mengajak beribadah salat Ashar," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved