Berita Lampung

Tim Rescue Harimau Siapkan Sniper dan Jebakan

Tim yang dinamai Tim Rescue Harimau ini akan melakukan penangkapan harimau menggunakan tembakan bius dan jebakan yang akan dipasang di beberapa titik.

Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok Tribunnews
Ilustrasi. Upaya penangkapan harimau yang meneror warga Kecamatan Suoh dan BNS, Lampung Barat oleh tim dari Taman Safari Indonesia dimulai. 

Tim tersebut bekerja sama langsung dengan tim dari Taman Safari Bogor untuk membantu penangkapan harimau menggunakan tembak bius.

Menurut keterangan yang disampaikan SKW Wilayah III Lampung Balai BKSDA Bengkulu Irhamnuddin, pihaknya akan melakukan penangkapan sesuai prosedur.

"Kita bekerja berdasarkan undang-undang. Ini kan kesatuan harimau sumatera dilindungi berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990,” ujarnya, Kamis (14/3/2024).

“Kemudian turunannya adalah peraturan dari Kementerian LHK Nomor 106 Tahun 2018. Yang dipedomani adalah kita harus memperhatikan terkait dengan satwanya," tambahnya.

Selain upaya penangkapan menggunakan jebakan, dalam penangkapan harimau itu akan diterjunkan sniper atau penembak jitu yang menggunakan obat bius.

"Sebelumnya nanti akan ada dokter hewannya yang berkewenangan untuk melakukan penghitungan kadar dosis,” jelasnya.

“Kemudian dokter hewan tersebut memerintahkan kepada sniper atau penembak bius untuk mengeksekusi," tambahnya.

Penangkapan harimau yang telah menimbullkan dua korban meninggal dunia dan satu korban luka berat itu diupayakan berjalan secepatnya.

Namun untuk rentan waktunya belum bisa dipastikan. Karena dalam upaya itu sendiri mesti ada tahapan observasi yang harus dilalui.

(Tribunlampung.co.id/Bobby Zoel Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved