Pilkada Lampung

Bursa Calon Gubernur Lampung, Menakar Peluang Arinal Djunaidi dan Hanan A Rozak Diusung Golkar

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Lampung, Candrawansah beri tanggapan soal munculnya nama Arinal Djunaidi dan Hanan A Rozak.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Heribertus Sulis
Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat ditemui Tribunlampung.co.id usai peresmian jembatan Way STKIP-PGRI Metro, Selasa (26/3/2024). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,Bandar Lampung - Dua nama politisi Golkar Lampung mendapat rekomendasi dari DPP Partai Golkar untuk maju Pilgub Lampung 2024. Mereka adalah Arinal Djunaidi dan Hanan A Rozak.

Arinal Djunaidi saat ini menjabat sebagai Gubernur Lampung dan Ketua DPD 1 Golkar Lampung, sedangkan Hanan A Rozak adalah mantan Bupati Tulangbawang yang sekarang menjabat sebagai anggota DPR RI.

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Lampung, Candrawansah beri tanggapan soal munculnya nama Arinal Djunaidi dan Hanan A Rozak yang direkomendasikan DPP Partai Golkar untuk di usung di Pilgub 2024 mendatang.

Menurut Candrawansah, sebagai ketua partai dan petahan Gubernur Lampung, potensi Arinal untuk didukung partai lebih terbuka lebar.

"Saya rasa masih Arinal yang akan di dorong oleh kader Golkar, karena dia ketua partai dan juga petahana Gubernur Lampung," kata Candrawansah, Senin (1/4/2024).

Kendati demikian, menurutnya Arinal juga jangan jemawa karena yang pasti kata dia Ketua Umum Golkar akan menilai kalau terlalu percaya akan mendapatkan dengan mudah rekomendasi, bisa jadi blunder tersendiri ujungnya.

Terkait munculnya nama Hanan A Rozak menurutnya hanya untuk membakar semangat kader di bawah untuk bekerja.

"Pemberian surat penugasan agar mereka bekerja untuk di awal-awal dan tidak berleha-leha," ujarnya.

Dosen Ilmu Pemerintahan Muhamdiyah itu juga melihat, Hanan A Rozak masih akan diberikan kesempatan untuk tarung ulang dengan Winarti di Tulang Bawang pada Pilkada 2024.

Sementara, Pengamat Politik Universitas Lampung Bendi Juantara melihat keduanya memiliki potensi untuk dapat rekomendasi dari DPP.

"Tinggal tergantung komunikasi politik yg dibangun antara dua kandidat ini baik Arinal dan Hanan untuk dapat memberikan keyakinan yang kuat kepada DPP Golkar pusat bahwa dirinya layak diusung," kata Bendi Juantara.

Dikatakannya salah satu ukurannya bisa dilihat dari review capaian kinerja sebagai kader Golkar hingga potensi kemenangan dari masing masing kandidat.

"Tentu DPP akan meriview kinerja kader dan mengukur kekuatan dari keduanya," pungkas dia.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved