Mudik Lebaran

Jumlah Pemudik dari Pulau Sumatera ke Jawa Mulai Turun

Jumlah pemudik asal Sumatera yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung menuju Pelabuhan Merak, Banten perlahan

Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: taryono
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Bobby Zoel Saputra)
Antrean kendaraan yang ingin masuk kapal di Dermaga III Pelabuhan Bakauheni, Minggu (7/4/20224) malam. Jumlah pemudik asal Sumatera yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung menuju Pelabuhan Merak, Banten perlahan mengalami penurunan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Selatan - Jumlah pemudik asal Sumatera yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung menuju Pelabuhan Merak, Banten perlahan mengalami penurunan.

Hal itu diketahui berdasarkan data dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Lampung Selatan pada H-3, Minggu (7/4/2024) hingga pukul 21.00 WIB.

Tercatat, jumlah pemudik yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Pelabuhan Merak sebanyak 30.113 terdiri dari pejalan kaki 846 dan dalam kendaraan 29.267.

Sedangkan pada H-4 Sabtu (6/4/2024 kemarin, pemudik dari Sumatera-Jawa tercatat sebanyak 47.165 terdiri dari pejalan kaki 2012 dan dalam kendaraan 45.153.

Total dari H-10 hingga H-3 lebaran ini, setidaknya jumlah pemudik yang menyeberang ke Pulau Jawa sementara sebanyak 281.174 terdiri dari pejalan kaki 10.653 dan dalam kendaraan 270.521.

Sebelumnya, puncak arus mudik lebaran di Pelabuhan Bakauheni diprediksi akan terjadi pada Sabtu dan Minggu, 6-7 April 2024.

Namun, dengan kondisi lalu lintas yang ada, puncak arus mudik di Pelabuhan Bakauheni akan molor.

Hal itu diungkapkan Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin, Minggu (7/4/2024).

Dia bilang, ada pergeseran dan perpanjangan puncak arus mudik di pelabuhan setempat.

Puncak arus mudik disebut masih akan berlanjut hingga h-1 lebaran.

"Puncak arus mudik mengalami perpanjangan dua hari, hingga h-1 lebaran, tepatnya 8 dan 9 April nanti," kata dia.

Ia menjelaskan, perpanjangan itu, berdasarkan pantauan lalu-lintas, kendaraan dengan asal Sumatera di luar Lampung, baru mulai memadati area pelabuhan pada 7 April.

Dimungkinkan, hal itu akan terus berlanjut hingga h-2 lebaran, bahkan hingga malam takbiran.

Walau mengalami perubahan, ia mengatakan pihaknya sudah menyiapkan strategi-strategi untuk meminimalisir kepadatan kendaraan di area pelabuhan.

Salah satunya menerapkan delayed sistem dan sejumlah personel.

Hal itu kemudian dibenarkan oleh PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Bobby Zoel Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved