Marinir Gadungan di Bandar Lampung

Polisi Gelandang Marinir Gadungan di Mapolsek Kedaton Bandar Lampung

Marinir gadungan diamankan di Polsek Kedaton karena melakukan penipuan seorang perempuan dan kuras uangnya Rp 1,9 juta.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Suasana Mapolsek Kedaton, Kamis (25/4/2024) tempat diamankannya marinir gadungan 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Jajaran Polsek Kedaton Bandar Lampung menggelandang DD (32) marinir gadungan ke mapolsek. 

Kapolsek Kedaton, Bandar Lampung Kompol Try Maradona mengatakan, polisi telah menggelandang marinir gadungan tersebut ke kantor polisi.

DD mengaku marinir dan tipu seorang perempuan berinial PNS seorang mahasiswi Universitas Lampung dengan dalih mengajak menikah namun justru uangnya dikuras.

Lantas keluarga korban menangkap DD dan diserahkan ke Polsek Kedaton Bandar Lampung

"Pelaku DD marinir gadungan ini langsung kami amankan ke kantor untuk dimintai keterangannya," kata Kapolsek Kedaton Kompol Try Maradona, Kamis (25/4/2024). 

Sebelumnya, Ruwanda, kakak korban penipuan marinir gadungan, PNS (24), mengatakan, pelaku penipuan yang merupakan marinir gadungan tesebut mengaku warga Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. 

Marinir gadungan DD mengaku saat diintrogasi bahwa pelaku merupakan warga Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. 

"Jadi DD marinir gadungan ini mengakunya kepada korban merupakan warga Magelang," kata Ruwanda. 

Ia mengatakan, adiknya korban ini merupakan mahasiswa Universitas Lampung (Unila). 

Sebelumnya, keluarga korban penipuan marinir gadungan mengaku curiga korban disuruh membeli tomat di warung sejak pukul 17.30 WIB tidak pulang ke rumah. 

"Jadi tadi itu nenek menyuruh adik itu untuk membeli tomat sejak pukul 17.30 WIB, tapi hingga lepas magrib adik kenapa tidak sampai-sampai ke rumah," kata kakak korban PNS, Ruwanda. 

Adiknya ini tidak biasanya pulang sampai telat, karena adiknya kalau belanja itu paling lama 30 menit.

"Jadi kami sempat mencari adik kami ini, saat sedang kami cari malah tiba-tiba dia sampai di rumah," kata Ruwanda.

Ia mengatakan, pihaknya menginterogasi, dan bertanya kepada korban.

Adiknya tersebut mengaku bahwa habis menemui pelaku DD atau marinir gadungan tersebut. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved