Berita Lampung

Pemekaran Kabupaten Natar Agung Terkendala Restu Bupati Lampung Selatan

Ketua Panitia Pemekaran DOB Kabupaten Natar Agung, Irfan Nuranda Djafar menyebut pemekaran Natar Agung terkendala restu Bupati Lampung Selatan

Tayang:
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
Foto bersama, Panitia DOB Kabupaten Natar Agung saat halal bihalal di Masjid Raya Airan, Way Huwi, Jati Agung, Lampung Selatan, Sabtu (27/4/2024). Panita ungkap kendala pembentukan Kabupaten Natar Agung karena restu darii Lampung Selatan. 

Namun, menurutnya, sampai hari ini tidak ada hasilnya.

"Ini bupati yang bertanggungjawab, karena dia yang mengeluarkan SK nya sendiri. Kami tidak ada masalah soal nama, Bandar Lampung atau Natar Agung, yang penting mekar," katanya

"Namun temen-temen dari Natar meminta tetap namanya Natar Agung," sambungnya.

Ia menjelaskan langkah yang akan dilakukan pihaknya dengan memberikan tekanan ke Bupati Lampung Selatan agar segera mengeluarkan surat persetujuan pemekaran.

"Untuk DPRD Lampung Selatan tidak ada masalah," katanya.

"Sembilan fraksi yang ditemui panitia pemekaran DOB Natar Agung, semua setuju pemekaran," sambungnya.

Mencuatnya isu ada aliran dana Rp 1 Miliar untuk panitia pemekaran Daerah Otonomi Baru Kabupaten Bandar Lampung yang terdiri dari lima kecamatan, yaitu kecamatan Natar, Jati Agung, Tanjung Bintang, Tanjung Sari, Merbau Mataram menjadi sorotan masyarakat.

Menurut informasi adanya aliran dana dari APBD Kabupaten Lampung Selatan yang di SK kan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto untuk panitia pemekaran terungkap dalam silaturahmi sekaligus halal bihalal yang diselenggarakan Pantia pemekaran wilayah Natar Agung.

Direktur Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan, Suadi Romli mengatakan ada dugaan pergantian nama bakal calon kabupaten Natar Agung menjadi nama Kabupaten Bandar Lampung hanya untuk menggugurkan supaya lima kecamatan yang akan dimekarkan batal terealisasi.

"Sebetulnya aneh juga menurut saya, jelas-jelas berkas Natar Agung sudah diserahkan ke Bupati tinggal diparipurnakan. Tetapi malah membentuk panitia pemekaran kabupaten baru namanya kabupaten Bandar Lampung" katanya.

"Disitu ada anggaran Rp 1 Miliar APBD untuk panitia, patut dipertanyakan ada apa ini.
Sebagai warga kecamatan Natar dia sangat menginginkan kabupaten Natar Agung terwujud, karena secara persyaratan lima kecamatan sudah memenuhi syarat dan tidak alasan lagi," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus) 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved