Pilkada Lampung
Umar Diiringi Konvoi Ojol Daftar Pilgub Lampung ke 4 Partai, Rahmat Mirzani Djausal Sambangi PAN
Dua politisi muda Lampung, Umar Ahmad dan Rahmat Mirzani Djausal, memastikan ikut meramaikan persaingan di ajang Pilgub 2024.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Teguh Prasetyo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dua politisi muda Lampung, Umar Ahmad dan Rahmat Mirzani Djausal, memastikan ikut meramaikan persaingan di ajang Pilgub 2024.
Itu setelah keduanya mendaftar panjaringan ke beberapa partai, Selasa (7/5/2024).
Mantan Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad mendaftar ke empat partai sekaligus, yakni PDIP, NasDem, PAN, dan Demokrat.
Sementara Ketua DPD Partai Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambangi kantor DPW PAN Lampung.
Menariknya, Umar Ahmad datang dengan diiringi konvoi komunitas sepeda motor hingga ojek online.
Lokasi pertama yang disambangi Umar adalah kantor partainya sendiri, yakni PDIP Lampung, sekitar pukul 09.00 WIB.
Umar dan rombongan kemudian lanjut bergerak ke kantor DPW NasDem Lampung sekitar pukul 11.00 WIB, kemudian dilanjutkan ke kantor DPW PAN Lampung dan terakhir kantor DPD Partai Demokrat Lampung.
Soal alasan mendaftar sebagai bakal calon gubernur, Umar Ahmad mengatakan, ia melihat aspek kebermanfaatan bagi masyarakat.
"Setelah kami memutuskan, kehadiran kita di Lampung harus memberikan kemanfaatan. Dengan insya Allah diijabah oleh Allah SWT kita harus punya visi misi untuk kemajuan," ujar Umar Ahmad di kantor NasDem Lampung.
Menurut Umar, hal paling fundamental yang mendasarinya maju ke Pilgub Lampung adalah falsafah piil pesenggiri yang harus dijadikan dasar dalam membangun Provinsi Lampung.
"Salah satu yang fundamental sejak Lampung berdiri, kita tidak pernah lihat Lampung secara misi. Karena kita menyebut kita Lampung jauh sebelum menyebut sebagai Lampung," beber Umar.
"Dan pada akhirnya orang Abung, orang Pubian, Sungkai, dan lain-lain menyebutnya Lampung. Yang disebut orang Lampung adalah yang memegang prinsip piil pesenggiri. Hal fundamental ini yang menjadi dasar untuk Provinsi Lampung," tambahnya.
Dengan begitu, Umar pun memberanikan diri maju sebagai bakal calon gubernur Lampung.
"Saya hari ini tidak didampingi oleh petinggi partai. Saya ingin mendaftar dan menyatakan bismillah mendaftar," tuturnya.
Disinggung soal keberadaan ratusan pengemudi ojek online dan komunitas motor, Umar menjelaskan, hal itu menjadi gambaran bahwa dirinya hadir untuk seluruh golongan.
"Saya didampingi oleh teman-teman komunitas motor, lalu ojek online. Saya minta mereka mendampingi agar hal ini sampai kepada setiap masyarakat," kata Umar.
"Kami datang dengan niat yang tulus untuk membangun Lampung selama lima tahun ke depan. Semoga partai yang kami datangi berkenan bekerja sama dengan kami," pungkasnya.
Mirzani Daftar PAN
Ketua DPD Partai Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal resmi mendaftar penjaringan bakal calon gubernur di DPW PAN Lampung, Selasa (7/5/2024).
Mirza diwakilkan oleh Mikdar Ilyas untuk mengambil formulir pendaftaran di PAN. Mikdar mengatakan, Partai Gerindra dan PAN tidak bisa dipisahkan.
"Tiga kali Pilpres, PAN selalu mesra dan mendukung Gerindra. Jadi sudah tak terpisahkan. Makanya, untuk di daerah ini Pak Prabowo dan Pak Zulkifli sudah tahu kalau bukan hanya dekat, tapi juga sudah sehati," ungkap Mikdar di kantor DPW PAN Lampung.
Terkait peluang Rahmat Mirzani berpasangan dengan kader PAN, Mikdar menyebut hal tersebut merupakan wewenang partai.
"Kaitan soal wakil nanti akan digodok di DPP. Apa pun yang diputuskan di DPP Gerindra ataupun PAN, tentunya kita akan mengikuti arahan dari DPP," ujarnya.
Mikdar melanjutkan, pihaknya menginginkan Gerindra dan PAN dapat menjadi satu kesatuan mulai dari DPP sampai ke tingkat DPW dan DPC.
"Karena jujur saja, kita libatkan kesepakatan dan dukungan yang dibangun dari DPP. Ini modal besar bagi kita. Kita yakin dengan bersatunya Gerindra dan PAN, semoga apa yang kita harapkan terwujud. Kita mencari yang bisa menyejahterakan Lampung," ucap Mikdar.
Edy Akan Temui Arinal
Ketua DPD Demokrat Lampung Edy Irawan Arief resmi mendaftar penjaringan sebagai bakal calon wakil gubernur di DPW Partai NasDem Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Edy menyebut pihaknya bakal melakukan roadshow politik dengan menyambangi sejumlah bakal calon gubernur.
"Kami dari Partai Demokrat Lampung akan melakukan roadshow menemui para calon (gubernur). Mulai malam ini kami akan menemui menemui Pak Arinal Djunaidi. Setelah itu pada hari Rabu akan menemui Pak Hanan A Rozak," ungkap Edy Irawan saat mengambil formulir bacawagub di DPW NasDem Lampung, Selasa (7/5/2024).
Edy menambahkan, setelah itu pihaknya juga bakal menemui bakal calon gubernur lain, seperti Herman HN, Umar Ahmad, dan Rahmat Mirzani Djausal.
Menurut dia, roadshow ditujukan untuk membangun silaturahmi menuju koalisi di Pilgub Lampung.
Sebagai kader yang mendapat surat tugas dari DPP Partai Demokrat, Edy terbuka kepada siapa pun calon gubernurnya. Sebagai bacawagub, ia siap komitmen untuk loyal kepada siapa pun gubernurnya.
"Balon wakil gubernur tidak memiliki visi-misi. Yang mempunyai itu adalah calon gubernur. Saya akan loyal pada gubernur, akan jujur pada gubernur, akan menambah kalau ada kekurangan, akan memperkuat jika ada kelemahan, dan dalam kondisi apa pun akan tegak lurus kepada gubernur yang terpilih nanti," tambah Edy.
Terkait kemungkinan berkoalisi dengan Herman HN, Edy mengatakan hal itu sangat mungkin terjadi. "Semuanya serbamungkin. Tinggal takdir yang menentukan," pungkasnya.
Irfan Kembalikan Berkas
Politisi PAN Irfan Nuranda Djafar mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wakil gubernur ke tiga partai, Selasa (7/5/2024). Ketiga partai itu yakni Demokrat, PAN, dan NasDem.
"Untuk formulir yang sudah kita kembalikan itu ada Demokrat, PAN, dan NasDem. Yang belum itu tinggal PDIP," ungkap Irfan di kantor DPD Partai Demokrat Lampung. "PDIP ini persyaratannya agak rumit, makanya belum kita kembalikan hari ini. Tapi nanti akan kita lengkapi," imbuhnya.
Irfan mengembalikan formulir sebagai bentuk keseriusan dirinya maju dalam kontestasi Pilgub Lampung 2024.
"Surat tugas yang diberikan ke saya adalah sebagai bakal calon wakil gubernur. Itu jadi bukti kalau saya bisa dibilang menjadi prioritas," kata Irfan.
Terkait peluang koalisi dengan Demokrat, Irfan menyebut dirinya ditugaskan untuk berjuang.
Pasalnya, Ketua DPD Demokrat Lampung Edy Irawan juga mendapat surat rekomendasi untuk maju sebagai bakal calon wakil gubernur.
"Soal nanti siapa yang mendapat rekomendasi, kita lihat saja nanti. Kalau memang cuma saya berdua Pak Edy, nanti kami bisa ngobrol empat mata. Tidak menutup kemungkinan bisa jadi saya yang dapat rekomendasi, bisa juga Pak Edy. Kita lihat saja nanti," sambungnya.
Ketua tim penjaringan DPD Partai Demokrat Lampung Hanifal menyebut sudah ada tiga kandidat yang mengembalikan formulir penjaringan.
"Untuk yang sudah mengembalikan formulir ada tiga orang. Kemarin Pak Hanan sebagai bacagub, lalu hari ini ada Pak Irfan sebagai bacawagub, dan ada Pak Abu Hasan yang juga sebagai bacagub," ungkap Hanifal.
Dia menambahkan, sejauh ini ada tujuh orang yang mengambil formulir penjaringan di Partai Demokrat.
"Total yang mengambil formulir ada tujuh orang. Terakhir tadi ada Pak Umar Ahmad. Tujuh orang itu, enam orangnya sebagai cagub, satu orang wakil," tambahnya.
Dikatakannya, Edy Irawan sendiri belum mengambil formulir di Demokrat.
"Pak Edy belum mengambil formulir, karena memang beliau ketua kita, jadi enggak terlalu rumit. Kalau masalah rekomendasi partai, itu di luar kewenangan kami. Karena tugas kami ini hanya melakukan penjaringan," jelasnya.
Sementara itu, sekretaris tim penjaringan PAN Lampung Iswan H Cahya mengatakan, saat ini pihaknya memiliki keyakinan dalam proses dan bermuara di DPP.
Dia pun menyebut bahwa nama Irfan Nuranda Djafar yang mendapat tugas sebagai bacawagub belum final.
"Untuk Pak Irfan itu baru mendapat tugas melakukan konsolidasi. Nanti keputusannya tetap di DPP. Apa pun yang diputuskan, kita akan memperjuangkannya sampai tuntas," ucap Iswan. (tribunlampung.co.id/hurri agusto)
Pilgub Lampung
Pilkada Serentak
Pilkada
Lampung
Umar Ahmad
Rahmat Mirzani Djausal
Edy Irawan Arif
Hanan A Rozak
Irham Djafar Lan Putra
MK Nyatakan Sengketa Pilkada Pringsewu Dismissal, Lampung Menyisakan Pesawaran |
![]() |
---|
Dismissal, Putusan MK atas Sengketa Pilkada 2024 untuk 3 Kabupaten di Lampung |
![]() |
---|
10 Pasangan Kepala Daerah Terpilih di Lampung Ditetapkan Besok |
![]() |
---|
Materi Gugatan Hasil Pilkada 5 Daerah di Lampung dari Politik Uang hingga Netralitas |
![]() |
---|
Gugatan Pilkada Pesawaran Indira dan Antonius Diregistrasi MK, Masuk Tahap Pemeriksaan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.