Pilkada Lampung

Mulai Besok DPD PDIP Lampung Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah Kabupaten/Kota

Sejumlah bakal calon kepala daerah (Bacakada) Pilkada 2024 di Lampung menjalani fit and proper test di DPD PDIP Lampung, Selasa (21/5/2024).

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah DPD PDIP Lampung Watoni Noerdin. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sejumlah bakal calon kepala daerah (Bacakada) Pilkada 2024 di Lampung menjalani fit and proper test di DPD PDIP Lampung, Selasa (21/5/2024).

Setidaknya, terdapat tiga kabupaten yang dilakukan uji kelayakan terhadap bakal calon kepala daerah yang mendaftar penjaringan di PDIP.

Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah DPD PDIP Lampung Watoni Noerdin mengatakan, bahwa fit and proper test tersebut dilakukan untuk mendalami keseriusan kandidat yang akan maju sebagai calon kepala daerah.

"Fit and proper test itu memang domainnya dari DPC PDI-P. Kami berkonsultasi dengan DPP PDI Perjuangan dan sekretaris DPD PDI-P untuk didalami disini," ujar Watoni.

"Jadi tujuannya supaya DPP PDI-P melakukan fit and proper test sudah mendapatkan gambaran dari masing-masing sosok, itu yang diinginkan," jelasnya.

Menurut Watoni, terdapat tiga kabupaten/kota yang bakal calon kepala daerahnya dilakukan fit and Proper tes pada hari ini, yaitu Kabupaten Tulang Bawang, Way Kanan, dan Kota Metro.

"Besok kami akan berangkat semua ke Jakarta dalam rangka bimtek dan rakernas, jadi pada tanggal 27 Mei baru akan kami mulai kembali," kata Watoni.

Watoni pun mengatakan bahwa dari 3 Kabupaten/kota yang dilakukan fit and proper tes, terdapat total 20 peserta yang diundang.

"Kalau keseluruhan dari 15 Kabupaten/Kota itu ada banyak, saya lupa persisnya,"

"Kalau yang dari 3 Kabupaten ini, misalnya Tulang Bawang ada 13 orang, kemudian Metro itu ada 4, dan Waykanan itu ada 3," jelasnya.

Watoni pun mengatakan bahwa fit and proper tes ini wajib diikuti oleh kandidat bakal calon kepala daerah.

"Kita kan ingin mengetahui siapa sosok mereka ini, jadi wajib," kata dia

"Kalau sudah dimintai hadir gak mau, ya perlu dipertanyakan komitmen dan keseriusannya," imbuhnya.

Meski begitu, Watoni mengatakan bahwa pihaknya akan tetap menyampaikan berkas kandidat yang tidak mengikuti fit and proper tes ke DPP PDIP.

"Kalau tidak mengikuti fit and proper test tetap dibawa ke DPP PDI Perjuangan, tapi ya akan diberikan catatan khusus," pungkasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved