Tahanan Pembunuh Polisi Kabur

Napi Pembunuh Polisi Ditangkap berkat Bantuan Sopir Travel, Buat Sketsa Pakai Kertas Nasi

Berakhir sudah pelarian AEA (17), terpidana kasus pembunuhan polisi di Lampung Tengah. Sempat kabur, remaja tersebut akhirnya dapat kembali ditangkap.

|
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Teguh Prasetyo
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Petugas membawa terpidana AEA, ABH LPKA Lampung untuk diminta keterangan lebih lanjut, Selasa (21/5/2024). 

Kepala LPKA Kelas II Bandar Lampung Anggit Yongki Setiawan mengatakan, pihaknya mengevaluasi serta memeriksa petugas yang diduga lalai hingga menyebabkan AEA kabur dari tahanan.

"Kemarin kami tidak sempat melaksanakan dan memeriksa hal-hal secara internal atau memeriksa petugas dan sebagainya. Tapi kami akan melakukan evaluasi dan pemeriksaan kepada petugas yang diduga lalai," kata Anggit.

Dikatakannya, ada enam petugas dalam satu tim yang berjaga, termasuk di pintu utama.

Sementara itu, AEA menyampaikan permintaan maaf kepada pegawai LPKA Lampung karena telah kabur.

"Untuk anggota LPKA, saya minta maaf sebesar-besarnya," ujar AEA.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Lampung Sorta Delima Lumban Tobing mengaku sangat bersyukur karena AEA sudah ditangkap kembali.

"Pagi ini anak pidana yang kabur dari LPKA Lampung sudah ketemu," ujar Sorta.

Ia atas nama pimpinan Kanwil Kemenkumham Lampung mengucapkan terima kasih kepada LPKA dan para petugas yang dengan gigih melakukan pencarian.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi polisi dan masyarakat.

"Selanjutnya kami terus berharap dukungan penuh semua pihak dalam melaksanakan pembinaan di lapas atau rutan ke depan," imbuh Sorta.

"Terima kasih atas dukungan dan doanya. Silakan ke LKPA untuk detailnya," kata Sorta. 

Dikenal Licin

AEA (17) dikenal sebagai anak yang punya tipu muslihat dan licin.

Ia jadi buruan setelah kabur dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung yang berlokasi di Masgar, Tegineneng, Pesawaran, Minggu (19/5) lalu.

Sebelum AEA diciduk polisi di Kampung Sinar Seputih, Kecamatan Bangunrejo, banyak warga yang mengira dia anak telantar.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved