Breaking News

Tahanan Pembunuh Polisi Kabur

Napi Pembunuh Polisi Ditangkap berkat Bantuan Sopir Travel, Buat Sketsa Pakai Kertas Nasi

Berakhir sudah pelarian AEA (17), terpidana kasus pembunuhan polisi di Lampung Tengah. Sempat kabur, remaja tersebut akhirnya dapat kembali ditangkap.

|
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Teguh Prasetyo
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Petugas membawa terpidana AEA, ABH LPKA Lampung untuk diminta keterangan lebih lanjut, Selasa (21/5/2024). 

Kepala LPKA Kelas II Bandar Lampung Anggit Yongki Setiawan mengatakan, AEA ditangkap oleh petugas Polsek Bangunrejo.

Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama aparat dengan sopir travel.

"Alhamdulillah (AEA) bisa kami tangkap, hasil kerja sama sopir (travel) Muhtarif dengan Polsek Bangunrejo pada hari ini pukul 06.30 WIB di dekat Polsek Bangunrejo," kata Anggit dalam konferensi pers di LPKA Kelas II Bandar Lampung, Selasa (21/5/2024).

Sopir travel tersebut memberikan informasi soal keberadaan AEA pada pukul 05.56 WIB.

Petugas langsung bergegas ke lokasi dan melakukan penangkapan. Saat ini AEA sudah diamankan di LPKA Lampung.

Anggit juga mengungkap cara AEA kabur dari LPKA.

Ternyata ia berhasil kabur setelah merusak terali besi ventilasi kamar mandi ruang tahanan, Senin (20/5) sekitar pukul 04.30 WIB.

Anggit menjelaskan, AEA merusak terali saat sedang sepi.

Ia melancarkan aksinya saat para petugas menunaikan salat Subuh.

“Dia menggunakan sarung yang sudah dipotong-potong lalu disambung untuk kabur. Pelaku mengaku aksi nekatnya itu sudah direncanakan sejak beberapa hari yang lalu,” beber Anggit. "Pelaku ini muncul ide untuk kabur saat mendapatkan perawatan di poliklinik dengan alasan sakit pada bagian kepalanya," tambahnya.

Bahkan, kata Anggit, AEA sempat membuat sketsa areal LPKA bak film Hollywood.

"AEA membuat sketsa terlebih dahulu sebelum kabur. Pelaku membuat sketsa dari kertas nasi yang diambil bekas kunjungan yang letaknya dekat dengan poliklinik," kata Anggit.

Evaluasi Petugas

LPKA akan mengevaluasi kinerja petugas, khususnya yang berjaga saat AEA kabur.

Sebab, ada dugaan petugas lalai sehingga AEA berhasil melarikan diri.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved