Berita Lampung

PT SIP Bersama Pemkab Tulangbawang dan Mesuji Gelar Simulasi Penanganan Karhutla

PT SIP bersama Pemkab Tulangbawang dan Mesuji lakukan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Tayang:
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi PT SIP
PT SIP dengan Pemkab Tuba dan Mesuji gelar simulasi pemadam kebakaran. 

Tribunlampung.co.id, Mesuji - PT Sumber Indah Perkasa (SIP) bersama Pemkab Tulangbawang dan Mesuji lakukan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Simulasi itu dilaksanakan di Kantor PT SIP Region Lampung, Desa Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur, Mesuji, Rabu (22/5/2024).

Regional Controller PT SIP, Humala Sinaga mengatakan kegiatan simulasi tangani karhutla dilakukan rutin setiap tahunnya.

"Pada tahun 2024 ini simulasi penanganan Karhutla kami lakukan untuk menjaga situasi kemarau panjang yang berpotensi terjadinya Karhutla," ujarnya.

Seperti halnya pada tahun 2023 lalu menjadi tahun yang cukup menyulitkan, dimana terjadi kemarau yang cukup panjang dan ekstrem.

Untuk itu, ia menilai langkah pencegahan harus dapat dilakukan sebelum penanganan kebakaran.

Supaya bencana yang akan ada tidak meluas dan mudah untuk ditangani.

Humala Sinaga juga meminta kepada Kepala Desa sekitar untuk mengimbau warganya supaya tidak terjadi Karhutla.

Imbauan yang dilakukan seperti tidak membawa peralatan yang mudah terbakar saat memasuki wilayah perkebunan dan kawasan rawan terbakar.

Kemudian saat membuka lahan, tidak dilakukan dengan cara membakar.

Ditambahkannya jika PT SIP telah menyiapkan Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD) yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam hal pencegahan dan pengendalian Karhutla.

"Untuk menghadapi musim kemarau ini kami siapkan 6 unit mobil kebakaran, 4 mobil patroli, 1 ambulan dan juga beberapa mesin alkon sedot air," sebutnya.

Di sisi lainnya, Kabag Ops Polres Mesuji, Kompol Iwan Dharmawan menuturkan ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya karhutla.

Diantaranya melalui edukasi yang harus dilakukan di tingkat kecamatan sampai desa.

Kemudian mempersiapkan peralatan pemadam api agar selalu dalam keadaan prima.

(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved