Berita Terkini Nasional

Kondisi Devi Masih Hidup Saat Terendam Air Dalam Toren di Tangerang Selatan

Polisi memastikan jika jenazah dalam toren air yang ditemukan warga di Pondok Aren, Tangerang Selatan, masih hidup saat terendam air dalam toren.

Tayang:
TribunTangerang.com / Istimewa
Seorang warga saat tengah melakukan pengecekan toren air yang di dalamnya ditemukan sosok mayat bertato. Polisi memastikan jika sosok jenazah dalam toren air yang ditemukan warga di Pondok Aren, Tangerang Selatan, masih hidup saat terendam air dalam toren. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pondok Aren - Polisi memastikan jika sosok jenazah dalam toren air yang ditemukan warga di Pondok Aren, Tangerang Selatan, masih hidup saat terendam air dalam toren.

Kepastian tersebut diungkap pihak kepolisian setelah hasil autopsi jenazah dalam toren air resmi dirilis.

Diketahui, warga dibuat geger lantaran ditemukan sesosok jenazah dalam toren air yang terjadi di Gang Samid Sian RT 003 RW 01, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Senin (27/5/2025).

Adapun identitas jenazah dalam toren air tersebut diketahui bernama Devi Karmawan, yang merupakan warga sekitar TKP.

Polisi juga menyebut, berdasarkan hasil otopsi tidak ada tanda kekerasan di tubuh Devi Karmawan.

“Saat terendam atau tenggelam di air, kondisi masih hidup,” ucap Kepala Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati Brigjen Pol Hariyanto saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (28/5/2024).

Berdasarkan hasil otopsi, Hariyanto memastikan, tidak ditemukan luka pada tubuh jenazah pria tersebut.

Meski begitu, kata dia, jasad Devi disebut mengalami pembusukan lanjut. 

“Tidak ada luka di tubuh. Baik karena luka benda tumpul maupun benda tajam,” kata Hariyanto.

Hasil otopsi ini sekaligus menjawab pertanyaan ibunda Devi, Darmiyati (55), yang merasa janggal dengan kematian anaknya.

Sebab, berdasarkan informasi yang diterima Darmiyati dari salah satu anaknya melalui telepon, terdapat luka bergaris pada leher Devi, seperti bekas cekikan.

Oleh karenanya, sejak Selasa pagi hingga sore, kakak Devi mendampingi proses otopsi jenazah adiknya di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

“Cuma ada kejanggalan gitu, di hati saya, ini anak kayak dikeroyok gitu."

"Makanya, si kakaknya, sampai saat ini belum pulang, minta diotopsi, kayak ada dicekik. Makanya dari pagi enggak pulang-pulang,” ungkap Darmiyati di rumah duka, Selasa.

“Iya (ada bekas cekikan). Kan tadi (kakaknya Devi) telepon, 'Sudah, pulang saja', 'Enggak, aku penasaran'."

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved