Pilkada Lampung
Gelar Deklarasi Bacagub Lampung 2024, Umar Ahmad Janji Perbaiki Infrastruktur
Politisi PDI Perjuangan, Umar Ahmad resmi mendeklarasikan diri sebagai bakal calon gubernur (Bacagub) Lampung 2024.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Teguh Prasetyo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Politisi PDI Perjuangan, Umar Ahmad resmi mendeklarasikan diri sebagai bakal calon gubernur (Bacagub) Lampung 2024.
Deklarasi yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila itu dilakukan di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Sabtu (1/6/2024).
Dalam orasi politiknya, Umar Ahmad bicara tentang kondisi infrastruktur, pembangunan sumberdaya manusia, serta keinginannya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Lampung.
Menurut Umar, banyaknya jalan rusak yang menuai sorotan nasional menjadi catatan buruk bagi Provinsi Lampung.
Dia pun berjanji akan memperbaiki infrastruktur bila terpilih sebagai Gubernur Lampung 2024-2029 nantinya.
"Sebagai orang Lampung, kita sedih ketika tempat yang kita cintai ini jadi pembicaraan luas karena keburukan infrastrukturnya. Fakta semacam itu tidak bisa diingkari, karena setiap mata dengan mudah bisa membuktikan kebenarannya," kata Umar.
"Kita memerlukan infrastruktur fisik yang baik, jalan-jalan yang mulus dan jembatan yang kokoh. Infrastruktur yang baik akan memudahkan kita bertemu, bersilaturahmi, dan saling mengenal," tambahnya.
Selain itu, Umar juga berorasi tentang keinginannya mewujudkan pendidikan yang baik demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Lampung.
Menurut Umar, hal sangat penting ketika ingin mewujudkan impian besar bagi Provinsi Lampung adalah menaruh perhatian yang sungguh-sungguh terhadap pendidikan.
Pasalnya kata dia, pendidikan adalah alat utama untuk melahirkan generasi yang lebih baik pada masa yang akan datang.
"Jika kita menginginkan setiap anak di Lampung tumbuh dengan pengetahuan yang mendalam tentang akar budayanya, kita harus memberikan pendidikan yang terbaik untuk mereka," ucap Umar.
Mantan Bupati Tubaba ini mengatakan, pendidikan semestinya bukan sekadar menjadi aktivitas transfer pengetahuan.
Akan tetapi juga tentang bagaimana membentuk karakter dan nilai-nilai moral.
Pasalnya kata Umar, hanya dengan pendidikan berkualitas, akan dapat melahirkan generasi masa depan yang cakap.
"Kita harus memiliki kehendak yang kuat untuk mewujudkan pendidikan yang baik bagi semua," ungkap Umar. "Sebab semua anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi berhak mendapatkan pendidikan yang baik, agar menjadi landasan yang kokoh bagi lahirnya generasi masa depan," tambahnya.
Lebih lanjut, Umar pun mengatakan bahwa kesejahteraan jadi hal fundamental atau yang harus diwujudkan sebagai bentuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Menurutnya, kesejahteraan sejati tidak hanya diukur dari keberhasilan materi, tetapi juga dari kualitas kehidupan yang penuh makna dan bermartabat bagi tiap-tiap individu.
"Kesejahteraan adalah cerminan langsung dari keadilan sosial, di mana setiap orang, tanpa memandang asal usul, tanpa memandang warna kulit dan ciri-ciri fisik, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kehidupan yang layak," tegasnya.
Dalam kesempatan itu juga, Umar mengatakan, bahwa harapan dan impiannya adalah Lampung yang lebih mulia dan maju.
Untuk mewujudkan itu, diperlukan kemampuan melihat dari sudut pandang secara menyeluruh.
"Dengan cara itu, kita akan melihat bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya soal membangun fasilitas fisik, tetapi juga tentang upaya kita untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Lampung. Pada akhirnya, itu semua akan menyumbang bagi peningkatan kualitas hidup kita secara keseluruhan," tuturnya.
Proposal ke Masyarakat
Selain itu, Umar Ahmad mengatakan, selama 185 hari kedepan, Provinsi Lampung akan menggelar pemilihan kepala daerah.
Oleh karena itu, deklarasi ini sebagai bentuk penawaran proposal kepada masyarakat.
"Hanya tinggal 185 hari kedepan masyarakat Lampung memberikan pilihannya untuk menentukan Lampung di masa datang," ujarnya.
"Perjumpaan yang kita ajukan ini sebagai proposal kepada seluruh partai politik dan masyarakat Lampung, bahwa akan ada jalan baru untuk perpolitikan masyarakat Lampung," sambung dia.
Umar juga mengatakan, Tugu Adipura adalah simbol kebersaman untuk mengurus Pprovinsi Lampung ke depan.
Makanya ia memilih melakukan deklarasi di Tugu Adipura.
Dalam kesempatan itu, Umar mengatakan, dirinya pernah diberi kesempatan memimpin Tulangbawang Barat.
"Saya diberi kesempatan 7 tahun memimpin Tulangbawang Barat. Dan dalam konsepsi membangun Lampung, kami menyiapkan 7 mantra berdaya untuk Lampung," tandasnya.
Kita akan memperhatikan infrastrukur dan pendidikan karakter untuk Lampung. Karena untuk pembangunan Lampung kedepan harus membangun SDM kita," sambung Umar.
Sementara perwakilan Relawan Umar Ahmad, Nur Nizar mengatakan, Umar bukan hanya didukung relawan, tetapi semua lapisan masyarakat sebagai sosok pemimpin yang dirindukan.
"Umar Ahmad, beliau pernah menjabat Bupati Tulangbawang Barat. Pembangunan yang dilakukan mengalahkan kabupaten lain. Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat Lampung merindukan pemimpin layaknya Umar Ahmad," katanya.
"Ada makanya yang kita ambil dalam jalan sehat, karena ini pilkada kita berharap dapat berjalan secara sehat dan jadi pemenang dalam Pilkada 2024," pungkas Ahmad Nur Nizar. (tribunlampung.co.id/hurri agusto/riyo saputra)
MK Nyatakan Sengketa Pilkada Pringsewu Dismissal, Lampung Menyisakan Pesawaran |
![]() |
---|
Dismissal, Putusan MK atas Sengketa Pilkada 2024 untuk 3 Kabupaten di Lampung |
![]() |
---|
10 Pasangan Kepala Daerah Terpilih di Lampung Ditetapkan Besok |
![]() |
---|
Materi Gugatan Hasil Pilkada 5 Daerah di Lampung dari Politik Uang hingga Netralitas |
![]() |
---|
Gugatan Pilkada Pesawaran Indira dan Antonius Diregistrasi MK, Masuk Tahap Pemeriksaan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.