Berita Lampung
Kebakaran di Warung Bakso Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp 50 Juta
Kebakaran melahap warung bakso di Jalan Purnawirawan, Bandar Lampung pada Jumat (8/6/2024) malam. Akibatnya harus menanggung kerugian puluhan juta.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Kebakaran melahap warung bakso di Jalan Purnawirawan, Bandar Lampung pada Jumat (8/6/2024) malam.
Imbas peristiwa tersebut, warung bakso dan tempat usaha jasa jahit yang ada di sebelahnya pun ikut ludes dilalap si jago merah.
Dua tempat usaha tersebut berada dalam satu rangkaian atap, hanya terpisah dinding memudahkan api untuk merambat.
Dari laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, total kerugian pemilik usaha atas kejadian itu mencapai Rp 50 juta.
Kerugian itu belum dihitung dengan kerugian materil pemilik bangunan.
"Kerugian ditafsir mencapai Rp 50 juta," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan, Sabtu (8/6/2024).
Walau kerugian mencapai Rp 50 juta, lanjut dia, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu.
Untuk informasi, kompor yang ditinggal menyala diduga menjadi sebab terbakarnya sebuah warung bakso di Jalan Purnawirawan, Bandar Lampung, Jumat (7/6/2024) itu.
Dugaan itu berdasarkan hasil pendalaman kronologi, detik-detik sebelum kebakaran terjadi.
Sebelum kejadian, pemilik usaha bakso memang meninggalkan warungnya untuk Salat Isya di masjid terdekat.
Saat itu waktu menunjukkan pukul tujuh malam.
Pemilik warung pergi dengan prasangka kondisi kompor sudah mati.
Akan tetapi ternyata kompor tersebut belum sepenuhnya mati dan saat pemilik usaha sampai ke warungnya, api sudah membesar.
Bahkan api sudah menyambar warung di sebelahnya juga.
( TRIBUNLAMPUNG.CO.ID / Soma Ferrer )
| Buka Musrenbang, Gubernur Mirza Fokus Program Desaku Maju |
|
|---|
| Polda Lampung Perketat Pengelolaan Tahanan di Lampung Timur, Aspek Krusial Dicek |
|
|---|
| 439 Jemaah Haji Pringsewu Terbagi 2 Kloter, Kloter Pertama JKG 21 Diberangkatkan 8 Mei |
|
|---|
| BPBD Catat 1.741 Desa di Lampung Rawan Kekeringan, Terbanyak di Lampung Utara |
|
|---|
| Disdikbud Bandar Lampung Sebut Siswa Tidak Wajib Ikut TKA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sebuah-warung-bakso-dan-kios-tukang-jahit-kebakaran.jpg)