Pilkada Lampung

Digadang-gadang Bakal Berpasangan di Pilgub Lampung 2024, Begini Respon Herman HN dan Umar Ahmad

Jelang Pilgub 2024 di Lampung, muncul isu Herman HN dan Umar Ahmad bakal berpasangan untuk maju di Pilkada November mendatang.

|
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Teguh Prasetyo
tribunlampung/riyo pratama
Kolase Herman HN dan Umar Ahmad . Jelang Pilgub 2024 di Lampung, muncul isu Herman HN dan Umar Ahmad bakal berpasangan untuk maju di Pilkada November mendatang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jelang Pilgub 2024 di Lampung, muncul isu Herman HN dan Umar Ahmad bakal berpasangan untuk maju di Pilkada November mendatang.

Merespon informasi yang beredar, keduanya justru tak menampik.

Namun keduanya masih menunggu keputusan dari petinggi partai ditingkat pusat.

"Jadi gini pascadeklarasi tim pemenangan kemarin."

"Kita berikan proposal kepada partai politik dan kepada rakyat yang di dalam proposal itu kita meminta saran untuk siapa yang layak memimpin Provinsi Lampung ini," kata Umar Ahmad, saat dikonformasi Tribun Lampung, Kamis (27/6/2024).

Dikatakannya, mengenai pasangan-pasangan untuk maju di Pilgub Lampung 2024, bukan kewenangan sendiri.

Melainkan hasil musyawarah dan keputusan dari partai politik.

"Jadi kita tunggu saja nanti keputusan partainya seperti apa," ujarnya.

"Mengenai informasi atau isu yang beredar antara saya dan Pak Herman HN, saya kira ketika kita menyerahkan sesuatu kepada yang berwenang."

"Kita harus siap menerima apapun yang jadi keputusan partai, dan dengan siapapun tentu kita siap," imbuhnya.

Sementara Herman HN saat dikonfirmasi Tribun Lampung beberapa waktu lalu mengatakan, dirinya membuka ruang siapapun yang akan berpasangan terhadap dirinya.

"Ya boleh saja siapapun nanti pasangannya, saya rasa dari beberapa nama yang mencalonkan diri ini pasti ada yang jadi wakil," kata Herman HN.

"Dengan siapanya nanti, kita lihat pada 22 Agustus 2024 nanti pasti ketahuan siapa wakilnya, kita tunggu saja," sambung dia.

Dirinya mengaku dalam waktu dekat pihaknya akan menghibur masyarakat dengan menghadirkan artis ibu kota.

"Rencananya nanti kita undang Happy Asmara dan Gilga, mengenai waktunya nanti di informasikan," pungkasnya.

Diketahui Herman HN dan Umar Ahmad telah mengikuti penjaringan pendaftaran sebagai kepala daerah Provinsi Lampung di beberapa partai politik.

Keduanya sama-sama memiliki pengalaman menjadi kepala daerah.

Herman HN pernah menjabat sebagai Wali Kota Bandar Lampung selama dua periode sejak 2009-2019.

Sementara Umar Ahmad pernah menjabat sebagai Bupati Tulang Bawang Barat.

Kini keduanya sama-sama memiliki posisi strategis di partai.

Herman HN sebagai Ketua DPW NasDem, sementara Umar Ahmad sebagai Ketua Bappilu DPD PDI Perjuangan Lampung.

Pengamat: Duet NasDem dan PDIP di Pilkada Gubernur Lampung Bakal Tangguh

Pengamat Politik Univeraitas Muhamdiah Lampung Candrawansah menilai penentuan siapa yang akan diusung oleh partai politik sebagai kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pilkada 2024 kian mengerucut.

Dikatakannya, untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Lampung, kandidat yang akan diusung oleh partai politik kian menghangat.

"Partai sudah mulai turun untuk melakukan survei dengan memasangkan dari internal partainya dan eksternal"

"Tidak terkecuali NasDem dan PDIP yang diisukan masyarakat, Herman HN akan berpasangan dengan Umar Ahmad," kata Candrawansah, Kamis (27/6/2024).

PDIP dengan 13 kursi dan NasDem 10 kursi bisa langsung mengusung bakal pasangan calon karena sudah batas minimal 20 persen berdasarkan kursi DPRD Provinsi atau 25 persen suara dengan 17 kursi.

"Jadi NasDem yang berkoalisi dengan PDIP sudah mencukupi batas minimal partai pengusung di Pemilihan Gubernur Lampung," ujarnya.

Mengenai peluang duet Herman HN-Umar Ahmad atau Umar Ahmad-Herman HN, ia menilai, keduanya punya potensi untuk meraup suara yang signifikan.

"Hal ini karena keduanya memiliki pengalaman menjadi kepala daerah tentunya sudah menjadi satu modal dalam mengikuti kontestasi nanti,"

"Selain itu keduanya mempunyai basis daerah masing-masing dan tentunya menjadi lawan tangguh bagi Hanan A Rozak, Rahmad Mirzani Djausal dan Arinal Djunaidi"

"Bukan hanya lawan ketika sudah menjadi calon, akan tetapi juga lawan di dalam magnet menambah partai pengusung mereka,"

"Kalau untuk strategi, inimal harus banyak mengunakan metode-metode dalam menggerakkan struktur partai."

"Struktur tim dan ketepatan dalam berkampanye di wilayah-wilayah Lampung," pungkasnya.

Herman HN Sudah Dapat Arahan Cari Wakil di Pilgub Lampung 2024

Bakal calon gubernur Lampung Herman HN mengaku sudah mendapat arahan dari DPP Partai NasDem untuk mencari sosok wakil yang akan mendampinginya di Pilgub Lampung 2024.

Ketua DPW Partai NasDem Lampung ini mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil survei sebelum akhirnya surat rekomendasi dikeluarkan oleh DPP.

Menurut Herman, sejauh ini baru ada satu orang bakal calon kepala daerah di Lampung yang telah mendapat rekomendasi dari DPP NasDem.

Adapun sosok tersebut yakni Elfianah, kader NasDem yang maju sebagai bakal calon bupati Mesuji.

Herman mengatakan, setelah pihaknya melakukan survei, maka hasilnya akan diserahkan ke DPP NasDem untuk menjadi bahan pertimbangan surat rekomendasi.

Dia pun mengaku optimistis Partai NasDem akan memberinya rekomendasi untuk mengikuti Pilkada pada 27 November 2024 nanti. 

"Sekarang survei masih jalan, nanti dua atau tiga hari setelah Lebaran Haji kita serahkan ke DPP," kata Herman, Kamis (13/6/2024).

"Cukup sekali survei saja, (saya) yakin dapat surat rekomendasi," tambahnya.

Selain melakukan survei, Herman juga terus menjalin komunikasi politik dengan partai lain.

Dia pun optimistis bakal menang pada Pilgub kali ketiganya.

"Target ya harus menang. Kalau enggak menang, buat apa maju," kata dia.

Selain itu, Herman juga mengaku sudah mendapatkan arahan dari DPP soal kriteria sosok wakil yang akan mendampinginya.

"Sudah ada arahan (DPP), siapa saja yang penting bisa sejalan dan seirama," kata dia.

Terkait peluang koalisi dengan PKB dan PKS, Herman mengaku akan melanjutkan komunikasi politik pasca Idul Adha.

"Siapa-siapa saja bisa. Sekarang belum ada yang final. Nanti akhir Juli atau Agustus baru kelihatan siapa wakilnya," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved