Pilkada Lampung
Mirza dan Umar Sarapan Bareng Ditengah Isu Koalisi Gerindra-PDIP di Pilgub Lampung 2024
Dinamika jelang Pilkada Lampung 2024 terus diramaikan berbagai isu menarik terkait peluang koalisi di Pilgub yang akan berlangsung pada 27 November.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Teguh Prasetyo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dinamika jelang Pilkada Lampung 2024 terus diramaikan berbagai isu menarik terkait peluang koalisi di Pilgub yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang.
Terbaru unggahan foto bersama sejumlah bakal calon kepala daerah Lampung ramai jadi perbincangan di sosial media.
Mereka yang berpose di foto tersebut di antaranya, Ketua Partai Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPW PKB Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) dan adiknya Jihan Nurlela, serta politisi PDIP Umar Ahmad.
Adapun foto kebersamaan empat tokoh politik Lampung itu diunggah di akun Instagram @mirzano dan @jihanchalim, Rabu (3/7/2024).
Di foto itu tampak keempatnya berfoto bersama si satu warung kopi di bilangan Jalan Pangeran Antasari, Bandar Lampung.
"Awal bulan Juli yang indah bersama bintang2 yang paling terang di langit Lampung ???? Konferensi Nasi Uduk hari ini membahas apa kira2?" tulis @jihanchalim dalam keterangan unggahannya.
Unggahan tersebut pun sontak jadi pertanyaan. Sebab, sebelumnya beredar isu Rahmat Mirzani Djausal (RMD) bakal menggandeng Jihan Nurlela untuk jadi wakilnya di Pilgub Lampung 2024.
Bahkan Mirza, Nunik, dan Jihan sebelumnya terlihat telah melakukan pertemuan serupa di sebuah kafe di Jakarta, pada Kamis (30/5/2024) lalu.
Terbaru muncul kabar kalau Gerindra dan PDIP bakal berkoalisi di Pilgub Lampung 2024.
Sinyal tersebut diungkapkan Sekretaris Jendral DPP PDIP, Hasto Kristiyanto di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2024) lalu.
"Di Lampung, kami baru melakukan komunikasi intens. Calon gubernur nantinya dari Partai Gerindra, calon wakil gubernur dari PDI Perjuangan," ujar Hasto dikutip dari Wartakotalive.com
Bahkan digadang-gadang Ketua Gerindra Lampung, Rahmat Mirzani Djausal kemungkinan bakal menggandeng Sutono atau Umar Ahmad dari PDIP untuk jadi wakilnya.
Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi baik dari Gerindra, PKB, ataupun PDIP terkait pertemuan empat tokoh tersebut.
Sarapan Biasa
Politisi PDIP, Umar Ahmad menyebut pertemuan dengan Rahmat Mirzani Djausal, Jihan Nurlela, dan Chusnunia Chalim hanya sarapan biasa.
Menurut Umar, dalam pertemuan itu mereka membahas terkait membangun Lampung bersama.
"Sarapan aja, sarapan sambil melihat bagaimana mengurus Lampung bersama-sama," kata Umar Ahmad dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (3/7/2024).
Meski begitu, Umar mengaku tak ada pembicaraan terkait koalisi dalam pertemuan tersebut.
"Ngobrol-ngobrol saja, nggak ada bahasan kayak gitu," ujarnya.
Saat ditanya soal tawaran sebagai wakil dari Rahmat Mirzani Djausal, Umar menyerahkan sepenuhnya kepada partai.
Dia pun mengatakan, pembicaraan koalisi merupakan ranah kelembagaan.
"Kalau itu tergantung parpol, jadi biar antarparpol saja yang membahasnya," ucapnya.
Pasalnya kata Umar, pertemuan dengan petinggi Gerindra dan PKB Lampung itu hanya sebatas pertemuan personal tanpa mengatasnamakan lembaga.
Sambut Baik
Ketua DPW NasDem Lampung, Herman HN sambut baik pertemuan Rahmat Mirzani Djausal, Umar Ahmad, Jihan Nurlela, dan Chusnunia Chalim di salah satu warung kopi di Bandar Lampung, Rabu pagi.
Herman HN yang juga bakal calon Gubernur Lampung itu menyambut baik pertemuan tersebut.
"Saya melihat cukup baik, namanya usaha bagaimana ke depan supaya lebih bagus. Tentu ini bagus tidak saling sikut menyikut, intinya tujuan kita sama untuk bangun Lampung ini," kata Herman HN saat dikonfirmasi dalam pertemuan NasDem dan PKS, Rabu sore.
Ia mengatakan, dibutuhkan kebersamaan untuk bangun Lampung.
"Kalau bangun daerah sendiri tidak mungkin, harus sama-sama bangun daerah ini. Jadi tentu ini hal yang bagus," ujarnya.
Makanya saat ini kata Herman HN, ia telah membangun komunikasi bersama PKS Lampung.
Bahkan jelang Pilkada 2024, dia mengaku telah melakukan tiga kali pertemuan dengan PKS.
Dinilai Positif
Ketua DPW PKS Lampung Mufti Salim juga merespon pertemuan keempat tokoh Lampung tersebut.
Mufti mengatakan, ada dua pertemuan yang berlangsung kemarin.
"Di sana ada pertemuan, kami juga di sini ada pertemuan bersama NasDem," kata Mufti saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut dia mengatakan, pertemuan para kandidat bakal calon dinilai positif.
Sebab kata dia, dalam kontestasi Pilkada bisa dijalankan secara sehat tanpa harus bergesekan.
"Alhamdulillah kami melihat itu bagus. Kalau pertemuan kami di sini sudah terencana sejak beberapa hari sebelumnya, kalau pertemuan mereka kami tidak tahu," ungkapnya.
Dia menegaskan pertemuan yang berlangsung antara PKS dan NasDem tidak semata-mata karena ada pertemuan dari kandidat lain.
"Pertemuan PKS dan NasDem tidak mendadak dan dengan hadirnya pak Herman ke sini ada kebahagiaan tersendiri bagi kami kader PKS dan ini bukan basa-basi," katanya.
Disinggung kesiapannya mendampingi Herman HN di Pilgub Lampung 2024, Mufti mengatakan, jika sudah perintah partai, kader harus siap.
"Kapasitas ketua partai tingkat provinsi mentalnya harus mental kepala daerah, artinya berbicara kesiapan sejak saya dilantik jadi ketua DPW partai, sejak saat itu pula saya siap jadi Gubernur Lampung," pungkasnya.
Magnet Kuat
Pengamat politik dari Universitas Lampung, Bendi Juantara merespon pertemuan keempat tokoh tersebut.
Dosen Ilmu Pemerintahan Unila itu mengatakan, pertemuan antarbakal calon dan ketua partai menunjukan koalisi Pilgub 2024 makin nampak terlihat terang benderang.
"Sepertinya sudah agak terang ya blok koalisinya. Bisa jadi pertemuan tersebut bagian dari proses komunikasi antar figur dan antar partai," kata Bendi saat dihubungi, Rabu (3/7/2024).
Lebih lanjut Bendi mengatakan, posisi Gerindra dan RMD saat ini memiliki magnet kuat dalam proses pembentukan koalisi.
"Hal ini dapat diukur tidak hanya dari kompleks modal tapi juga faktor efek Prabowo Gibran yang menang Pilpres. Lalu kekuatan kader internal yang menang di berbagai daerah di Lampung. Magnet ini perlu disatukan dan diselaraskan dengan figur lain yang akan melengkapinya," sambungnya.
Disinggung apakah PDIP dan PKB bakal koalisi bersama Gerindra, Bendi mengatakan, ketika ketiga partai berkoalisi tentu jadi kekuatan besar.
"PKB dan PDI Perjuangan adalah dua partai yang kuat secara eksternal. Jelas modal ini akan jadi kekuatan jika disatukan dengan Gerindra. Apalagi jika sampai dipasangkan jadi pasangan kepala daerah di berbagai daerah," tuturnya.
Mengenai siapa calon wakil Mirza, Bendi mengatakan, kedua partai itu baik PKB dan PDI Perjuangan memiliki peluang yang tinggi.
"Semua punya peluang baik PDI Perjuangan dan PKB punya banyak kader potential tinggal bagaimana kesepakatan antar Partai nantinya," pungkasnya. (TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/HURRI AGUSTO/RYO PRATAMA)
Pilkada
Pilgub Lampung
Umar Ahmad
Rahmat Mirzani Djausal
Chusnunia Chalim
Jihan Nurlela
Gerindra
PDIP
PKB
NasDem
PKS
Herman HN
Lampung
MK Nyatakan Sengketa Pilkada Pringsewu Dismissal, Lampung Menyisakan Pesawaran |
![]() |
---|
Dismissal, Putusan MK atas Sengketa Pilkada 2024 untuk 3 Kabupaten di Lampung |
![]() |
---|
10 Pasangan Kepala Daerah Terpilih di Lampung Ditetapkan Besok |
![]() |
---|
Materi Gugatan Hasil Pilkada 5 Daerah di Lampung dari Politik Uang hingga Netralitas |
![]() |
---|
Gugatan Pilkada Pesawaran Indira dan Antonius Diregistrasi MK, Masuk Tahap Pemeriksaan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.