Autopsi Korban Duel Maut di Metro

Pamong Sebut Korban Duel Maut di Metro Lampung Bukan Warga Sekitar

Ketua RT 19, RW 05, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Metro, Lampung Aan mengaku diberi tahu ada autopsi pada sehari sebelumnya.

Tayang:
Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary
Ketua RT 19, RW 05, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Metro, Lampung Aan mengaku diberi tahu ada autopsi pada sehari sebelumnya. 

Tribunlampung.co.id, Metro- Ketua RT 19, RW 05, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Metro, Lampung menyebut tenda pembongkaran makam korban duel maut telah ada sejak Jumat (12/7/2024) pagi.

Ketua RT 19, RW 05, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Metro, Lampung Aan mengaku, dirinya telah mendapatkan informasi pembongkaran makam korban sejak Kamis (11/7/2024) lalu.

"Dari kemarin sudah dapat informasi kalo hari ini mau ada autopsi, tendanya dari tadi pagi saya lihat sudah ada," kata dia saat ditemui Tribunlampung.co.id.

"Informasinya itu autopsi di tempat," sambung dia.

Menurutnya, korban duel maut yang dimakamkan di TPU Mulyojati, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Metro, bukan merupakan warga setempat.

"Gak tau kalo mau dimakamin di situ, gak tau yang minta dimakamin di situ," ujar dia.

"Karena mekanismenya kalo mau dimakamin di sini setahu saya dilihat dulu dia warga mana. Jadi (korban) dimakamin di sini informasinya banyak keluarganya di 16B," paparnya.

Aan mengatakan dirinya kurang mengetahui keseharian almarhum semasa hidupnya.

"Saya gak tahu kesehariannya seperti apa. Informasinya korban ini orang Sukadamai, Lampung Selatan, kalau pekerjaannya setahu saya sopir mikrolet," tukasnya.

(Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved