Berita Lampung
Realisasi Pajak Rendah, Bapenda Pringsewu Lampung Bentuk Tim Monev PBB
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pringsewu mengevaluasi capaian realisasi pajak yang masih rendah.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: soni
Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pringsewu mengevaluasi capaian realisasi pajak yang masih rendah.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bidang Pendapatan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Pringsewu, Ali Alhamidi kepada Tribun Lampung, Jumat (16/8/2024).
Ali menjelaskan, pihaknya mengevaluasi capaian pada semester I ini dengan membentuk tim monev PBB ke sembilan kecamatan dengan melibatkan inspektorat dan Pol PP.
Evaluasi itu dilakukan pada jenis pajak yang capaian realisasinya masih rendah.
Pencapaian pajak yang rendah dari semester satu tersebut yakni PBB dengan baru terealisasi 1.227.665.480,00.
Pajak PBB tersebut ditargetkan pada tahun ini sebesar Rp 16.275.000.000,00.
“PBB persentasenya sebesar 7,54 persen,” timpalnya.
Dia menyebut, kendala yang dihadapi saat ini karena perubahan Perda yang sedang disosialisasikan serta kendala adanya kebiasaan masyarakat yang membayar PBB di akhir limit waktu.
“Melalui tim Monev Pajak daerah itu harapannya dapat mengatasi kendala yang dihadapi ini,” jelasnya.
Bapenda Pesawaran optimistis capaian realidsasi pajak daerah di TW ke tiga dan empat dapat meningkat signifikan.
Ali menjelaskan, BHPTB yang telah terealisasi mencapai Rp 1.377.899.100,00 dengan yang telah ditargetkan sebesar Rp 5.700.000.000,00.
Sementara pajak hiburan yang telah terealisasi mencapai Rp 117.901.258,00 dengan yang telah ditargetkan sebesar Rp 375.000.000,00.
Kemudian pajak hotel yang telah terealisasi mencapai Rp 133.124.422,00 dari target sebesar Rp 400.000.000,00.
Adapun pajak restoran yang telah terealisasi mencapai Rp 1.955.589.584,00 dari target sebesar Rp 4.825.000.000,00.
Pajak Parkir yang telah terealisasi mencapai Rp 193.934.906,00 dari target sebesar Rp 400.000.000,00.
| Gubernur Mirza Soroti Potensi Besar Lampung Timur dari UMKM dan Pertanian |
|
|---|
| Warga Curiga Pembelian Solar Tak Wajar, Polisi Ungkap Penimbunan BBM di Lampung |
|
|---|
| Tangkap Begal, 3 Warga Lampung Tengah Malah Jadi Tersangka, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Pemotong Alat Vital Kekasih di Lampung Divonis 3 Tahun Penjara, Windi Pikir-pikir |
|
|---|
| Harga Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ojol di Bandar Lampung Mengeluh Berat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Ali-Alhamidi-16-Agustus.jpg)