Berita Lampung

Skenario Ricuh Unjuk Rasa Warnai Simulasi Sispamkota Polres Tulangbawang

Kegiatan itu dilaksanakan di Lapangan Ethanol, Kampung Tinggal Warga, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang, Lampung.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id/M Rangga Yusuf
Skenario Ricuh Unjuk Rasa Warnai Simulasi Sispamkota yang Digelar Polres Tulangbawang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Tulangbawang - Polres Tulangbawang, Polda Lampung menggelar Apel Gelar Pasukan  dan Simulasi Sispamkota dalam rangka Operasi Mantap Praja Krakatau 2024.

Kegiatan itu dilaksanakan di Lapangan Ethanol, Kampung Tinggal Warga, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang, Lampung pada Senin (26/8/2024) sore.

Dari pantauan tribunlampung.co.id, pelaksanaan simulasi Sispamkota berlangsung usai Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Krakatau 2024 dan Polres Tulangbawang Peduli.

Dalam pelaksanaannya, skenario ricuh unjuk rasa mewarnai Simulasi Sispamkota yang digelar Polres Tulangbawang.

Simulasi Sispamkota yang digelar Polres Tulangbawang itu diawali pada pengamanan Kampanye Calon Bupati dan Wakil Bupati.

Kemudian dilanjutkan pada pengamanan pencoblosan surat suara sampai pendistribusian kota suara Pilkada.

Terakhir pengamanan yang disimulasikan di Kantor KPU Tulangbawang untuk melakukan pengamanan sidang pleno perhitungan surat suara pada Pilkada serentak.

Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H Hutajulu saat diwawancarai awak media menyampaikan kegiatan simulasi Sispamkota yang dilaksanakan ini untuk menunjukan kepada masyarakat akan kesiapan jajaran personil TNI-Polri beserta Pemkab Tulangbawang dalam pengamanan Pilkada 2024.

"Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk menyiapkan personil dalam menghadapi dan mengatasi situasi kontingensi yang memungkinkan akan terjadi pada Pilkada yang akan datang," ujarnya.

Kemudian, Kapolres menyampaikan pada simulasi Sispamkota ini pihaknya selalu mengingat kepada jajarannya untuk mengedepankan langkah persuasif.

Itu terlihat dari simulasi Sispamkota yang telah dilaksanakan, yang dimana aparat kepolisian tidak langsung memukul mundur peserta demonstrasi.

Akan tetapi mengupayakan untuk melakukan komunikasi dua arah antara peserta demo dengan aparat kepolisian.

"Bisa terlihat waktu pengamanan yang disimulasikan di Kantor KPU Tulangbawang yang pertama kami meletakkan personil Samapta dan Polwan untuk mengedepankan langkah persuasif," ungkapnya.

"Jika pun situasi tetap memanas dan situasi ricuh tidak dapat dihindarkan maka kami langsung mengerahkan personil lainya dengan atribut pengamanan lengkap," sambungnya.

Ditambahkan Kapolres Operasi Mantap Praja Krakatau 2024 ini akan dilaksanakan selama 120 hari yang terhitung dari 26 Agustus 2024 sampai 30 September 2024.

Disisi lainnya, Pj Bupati Tulangbawang Ferli Yuledi menuturkan dengan adanya simulasi Sispamkota bisa mengoptimalkan pengamanan yang dilakukan pihak TNI-Polri di Pilkada 2024.

Selain itu dihadapkan juga bisa mencegah situasi yang tidak diinginkan.

"Ya diharapkan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi digelarnya Sispamkota ini masyarakat jadi tau jika pihak kepolisian maupun TNI sudah siap melakukan pengamanan Pilkada 2024," jelasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID /M Rangga Yusuf)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved