Berita Lampung
Jelang Pilkada, Wakil Bupati Ardito Wijaya Terima Gelar Marga Anak Tuha
Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya mendapat gelar Adat Lampung di Kampung Bumi Aji, Marga Anak Tuha menjelang Pilkada 2024.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Indra Simanjuntak
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya mendapat gelar Adat Lampung di Kampung Bumi Aji, Marga Anak Tuha menjelang Pilkada 2024.
Ardito Wijaya mendapatkan bergelar Rajo Dermawan usai melaksanakan prosesi Seangkenan Muaghi dengan salah satu kawan karibnya Sandi Armoko yang bergelar Juragan Migo di Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (2/9/2024).
Pengiran Wakak sebagai salah satu tokoh adat mengatakan, Ardito Wijaya saat ini sudah bergelar Rajo Dermawan dalam adat Lampung Pepadun Kampung Bumi Aji secara sah.
"Benar, mulai detik ini, beliau (Ardito Wijaya) sudah menjadi warga Kampung Bumi Aji Marga Anak Tuha, dalam Adat sudah bisa mengikuti prosesi Begiak maupun Begawi," ucap Pengiran Wakak, Selasa (3/9/2024).
Pengiran Wakak mengatakan, dalam adat Lampung Abung Pepadun, Muaghi atau Muaghei adalah mengangkat pengangkatan saudara yang di sumpah dibawah Alquran yang di saksikan Penyimbang Suku maupun maupun Penyimbang Marga.
Sementara dalam pemberian gelar, Ardito Wijaya dan Sandi Armoko disaksikan oleh tokoh adat dari 11 Kampung yang ada di Marga Anak Tuha dari Kecamatan Anak Tuha dan Kecamatan Padang Ratu.
Pengiran Wakak menilai, pemberian gelar tersebut menjadi tanda bahwa Ardito dipercaya warga kecamatan Anak Tuha dan Padang Ratu untuk membuat perubahan di Lampung Tengah.
Dalam artian, Masyarakat Marga Anak Tuha di 2 kecamatan itu mendukung langkahnya untuk maju dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Lampung Tengah.
"Saya, Pengiran Wakak merasa ada harapan baru yang akan diperjuangkan oleh masyarakat Marga Anak Tuha yang ada di 2 Kecamatan," kata dia.
Sementara Ardito Wijaya mengaku dengan adanya Saengkenan Muaghi atau menjadi warga Kampung Bumi Aji Marga Anak Tuha, merupakan satu kehormatan besar.
Dirinya pun menginginkan adanya hubungan yang berkesinambungan antara Marga Anak Tuha dan dirinya, terutama dalam urusan sosial politik kedepan.
"Sebuah kehormatan bagi saya, kebanggaan besar diterima menjadi keluarga beaar Marga Anaktuha, tentunya Saya berharap semoga tali silaturahmi kekeluargaan persaudaraan ini bisa terjaga dan sebuah tali persaudaraan yang tulus bisa saling bermanfaat satu dan yang lainnya," jelas Ardito.
Diapun optimis bisa membawa hasil yang baik mewakili komitmen keluarga.
Sebab, kata dia, salah satu tujuannya mencalonkan diri agar bisa mengajak seluruh masyarakat berdiri bersama-sama untuk memperbaiki dengan sebuah keyakinan Lampung tengah bisa lebih baik lagi.
Terlebih dengan hadirnya 11 Penyimbang Anek dari Padang Ratu, Haduyang Ratu, Kuripan, Tanjung harapan, Gunung Agung, Negara Aji Baru, Negara Bumi udik, Negara Aji Tua, Bumi Aji, Negara Bumi Ilir, Haji Pemanggilan serta keluarga besar Sandi Armoko gelar Juragan Migo dan Penyimbang Suku Kampung Bumi Aji dianggap sebagai sebuah dukungan yang luar biasa.
"Dengan gelar dan restu ini membuat saya menjadi makin bersemangat untuk menyapa keluarga besar kita yang lainnya dengan hubungan keluarga besar yang ada," tutupnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)
| PT KAI Ingatkan Warga Tak Beraktivitas di Rel Pasca Pria Tewas Tertemper Kereta Api di Way Kanan |
|
|---|
| Pria Tertemper KA Kuala Stabas di Way Kanan Lampung Diduga Sedang Pakai Headseat |
|
|---|
| Wali Murid Akui Kesalahan Seusai Video Viral, SD Negeri 6 Trimurjo Klarifikasi Fakta Sebenarnya |
|
|---|
| Petani Lampung Tengah Enggan Tanam Singkong meski Harga Tembus Rp1.650 per Kg |
|
|---|
| Kronologi Bocah 8 Tahun di Pringsewu Tewas Diduga Tenggelam di Kolam Ikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Proses-pemberian-gelar-Marga-Anak-Tuha-kepada-Ardito-Wijaya-di-Lampung-Tengah.jpg)