Berita Lampung

BMKG Lampung Prediksi Hujan Deras 3 Hari ke Depan

Diketahui, hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir menimbulkan banjir di sejumlah wilayah di Bandar Lampung.

Dok BPBD Bandar Lampung
Banjir melanda Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Rabu (25/9/2024) malam. Ketinggian air mencapai selutut orang dewasa. Cuaca ekstrem juga membuat selusin pohon tumbang. 

Kendati begitu, pihaknya mengaku sudah berhasil mengatasi permasalahan banjir di sejumlah titik. BPBD menurunkan 60 personel untuk mengatasi masalah banjir dan pohon tumbang.

“Alhamdulillah semuanya sudah surut. Awalnya banjir itu terjadi sekitar jam 10 malam, kemudian surut setelah dua jam hujan berhenti,” ucapnya. “Kita sudah bekerja sama dengan Damkar, camat, lurah dan RT. Terkait pembersihan, pagi tadi juga sudah kita bersihkan,” tambahnya.

BPBD memberikan imbauan kepada masyarakat agar siap siaga dan waspada dini terhadap bencana, terutama banjir. “Artinya terkait imbauan ini, kepada masyarakat harus waspada dengan cuaca seperti ini. Kemarin pagi cerah ternyata malam hujan,” katanya.

“Terutama saat cuaca mendung itu kita harus waspada. Sebab dua hari ke depan diprediksi cuaca ekstrem masih akan berlangsung,” terusnya.

Ia memastikan BPBD selalu siap siaga untuk mengatasi masalah bencana di Bandar Lampung. “Alhamdulillah dalam hal ini tim kami selalu siap, contoh di beberapa titik banjir semalam kita atasi sampai tuntas,” pungkasnya.

Selain bencana banjir, cuaca ekstrem di Bandar Lampung juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Setidaknya ada 12 kasus pohon tumbang terjadi di Bandar Lampung, Rabu (25/9) malam.

“Semalam selain banjir, kita juga mengevakuasi tiga pohon tumbang. Itu terjadi di Olok Gading, Kemiling, dan satu di Sudirman,” ujarnya, Kamis (26/9). “Namun pagi tadi laporan bertambah sehingga ada 12 kejadian pohon tumbang yang kita tangani akibat cuaca ekstrem ini,” sambungnya.

Ia memastikan, pihaknya sudah mengevakuasi sebanyak 12 pohon tumbang yang terjadi di Bandar Lampung

Puting Beliung Terjang Lamsel

Angin puting beliung menerjang dua kecamatan di Lampung Selatan, yakni Natar dan Merbau Mataram, Rabu (25/9). Akibatnya, puluhan rumah mengalami kerusakan.

Kabid Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah mengatakan, kerugian akibat angin puting beliung tersebut mencapai puluhan juta rupiah. Ia mengaku mendapat laporan kerusakan rumah akibat puting beliung di Merbau Mataram.

"Damkarmat Posko Kalianda mendapat informasi dari warga adanya rumah rusak akibat angin puting beliung di Kecamatan Merbau Mataram. Kejadianya sekitar setengah enam sore. Lalu petugas dari Posko Tanjung Bintang menuju lokasi untuk membantu mengevakuasi puing-puing bangunan," ujar Rully, Kamis (26/9).

Damkarmat Lampung Selatan membantu warga bernama Rizky (29) mengevakuasi pohon tumbang dan rumah rusak akibat angin puting beliung yang menerjang Desa Natar, Kecamatan Natar, Selasa (24/9).

Dari data BPBD Lampung Selatan, sedikitnya ada 28 rumah rusak di Dusun 3, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Merbau Mataram. Total kerugian sekitar Rp 28.290.000. 

(Tribunlampung.co.id/Bobby Zoel Saputra/Hurri Agusto/Bayu Saputra/Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved