Berita Lampung

Warga Tejoagung Ingin Metro Lampung Dipimpin Kepala Daerah yang Amanah

Harapan tersebut diungkap warga RW 2, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur Sakat Supriadi (77).

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Istimewa
Ilustrasi Foto. Personel jajaran Polda Lampung mengatur lalulintas di Kota Metro yang cukup ramai di saat pagi hari, Senin (29/7/2024). Warga Tejoagung ingin Metro Lampung dipimpin kepala daerah yang amanah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Metro - Warga Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Provinsi Lampung meminta agar pemimpin Bumi Sai Wawai yang akan datang amanah dan mengutamakan kepentingan rakyat.

Harapan tersebut diungkap warga RW 2, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur Sakat Supriadi (77).

Dia sangat menginginkan pemimpin Metro yang akan datang menyejahterakan masyarakat.

"Ya yang termasuk yang amanah untuk Kota Metro ke depan," kata dia saat ditemui Tribunlampung.co.id, Kamis (3/10/2024).

"Agar semuanya (masyarakat) bisa sejahtera," bebernya.

Menurut dia, masih terdapat beberapa permasalahan yang masih dihadapi warga Kelurahan Tejoagung.

Seperti masalah ekonomi, dan pembangunan.

Tak hanya itu, lanjut Sakat, pemerintah yang akan datang diharapkan peduli terhadap masalah pertanian.

"Masalah ekonomi, dan pembangunan yang diutamakan untuk masyarakat Kota Metro," bebernya.

"Urusan pertanian juga, yang sudah-sudah itu benih pertanian itu biasanya melalui kelompok tani itu sudah tersedia," tukasnya.

"Dari sisi kesehatan juga sudah dirasakan Kota Metro, sudah sukses lah cukup dikatakan," tutupnya.

Menanggapi aspirasi warga Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, Calon Wali Kota Metro, Wahdi menyebut, warga Bumi Sai Wawai sangat menginginkan kesejahteraan dalam segala bidang.

"Ya tentu masyarakat ingin sejahtera, maka berikan hati kita, layanan kita ke mereka," kata Wahdi.

"Harus ada peningkatan SDM, kesehatan, pendidikan, infrastruktur. Pada intinya itu adalah pelayanan dasar," paparnya.

Ia meminta kepada masyarakat Metro untuk saling bahu-membahu membangun Metro yang lebih baik.

"Yang utama adalah mengajak peran masyarakat, kita bisa lihat masyarakat metro itu dalam waktu 3 tahun 6 bulan waktu pandemi kita bergotong royong," jelas dia.

"Selesai pandemi kegiatan banyak sekali, posyandu bergerak semua, ada orang sakit kita datangi semua. Jangan sampai kita tidak punya kepedulian, di Metro gak ada orang kelaparan," pungkasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Muhammad Humam Ghiffary)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved