Berita Lampung

Mahasiswa Babak Belur Dianiaya Sopir Terios di Jalan ZA Pagar Alam Bandar Lampung

Mahasiswa asal Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat ini mendapat penganiayaan dari pengguna Daihatsu Terios gegara senggol mobil.

tangkap layar CCTV
Penganiayaan yang dialami mahasiswa UIN di Jalan ZA Pagar Alam Bandar Lampung sempat terekam CCTV. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Achmad Husaini Ahsan (21)  mengaku tak sengaja menabrak Daihatsu Terios hitam berpelat Bandung, Provinsi Jawa Barat, D1056ALC. 

Tapi mahasiswa asal Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat ini malah dapat penganiayaan dari pengguna mobil Daihatsu Terios berpelat Bandung tersebut.

Peristiwa yang dialami mahasiswa UIN Lampung itu terjadi pada Selasa (15/10/2024) sekira pukul 16.30 WIB di depan Kedaton Medical Center (KMC) Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung

Achmad Husaini Ahsan saat kejadian mengendarai Honda Scoopy merah hitam berpelat BE 3346 MF. Ketika itu Achmad bersama dengan temannya Desy.

"Saya hendak ke arah Terminal Rajabasa," kata Achmad saat diwawancarai via telepon, Minggu (20/10/2024). 

Achmad menceritakan, waktu itu dirinya mengendarai motor dari arah MBK hendak ke arah Terminal Rajabasa dan tepat di depan KMC itu ada mobil dari arah Terminal Rajabasa langsung masuk patah ke KMC. 

Achmad mengatakan, dirinya pada saat itu langsung mengerem mendadak dan spontan sopir tersebut memberikan bogem mentah ke bagian mukanya. 

Hingga mata kanan mengalami luka akibat ditinju dan kacamata pecah, darah bercucuran di wajah pada saat peristiwa tersebut terjadi. 

"Padahal saya hanya menyerempet bagian bemper depan mobil, saya berusaha berhenti mau minta maaf dan siap bertanggung jawab," kata Ahsan.

Dirinya pada saat tersebut setelah membuka helem, sopir dengan cepat menendang bagian tubuhnya dan menonjok bagian muka. "Jadi kacamata saya pecah," ujarnya.

Tak hanya sopir yang memukul Achmad, tapi penumpang dari dalam mobil juga memukul dari belakang. 

Ia mengatakan, dirinya sempat ingin melakukan permintaan maaf tapi tidak digubris.

Sopir tersebut mengakunya sedang membawa orang sakit, lalu pas masuk IGD bahwa sopir tersebut tidak melakukan pendaftaran di KMC.

"Kemungkinan karena saya masuk IGD juga makanya dia kabur, setelah itu sopir langsung kabur. Memang terlihat di dalam mobil itu ada yang turun dibopong dan belum sempat mendaftar ke KMC," kata Ahsan. 

Setelah kejadian itu tidak ada permintaan maaf juga dari pengendara Daihatsu Terios Teater dan pada malam itu juga dirinya melakukan pelaporan ke Polresta Bandar Lampung

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved