Berita Lampung

Hanya 78 Persen Peserta JKN di Lampung Selatan yang Aktif

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kalianda Edi Wiyono mengatakan hanya 78 Persen Peserta JKN di Lampung Selatan yang aktif.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: taryono
TRIBUNNEWS.COM
Aplikasi Mobile JKN 

"Bayangkan saja 200 ribu jiwa dikali Rp 38.500 dikali 12 bulan, jebol anggaran kita," sambungnya.

Ia berharap ada kesadaran dari masyarakat dengan finansial yang cukup dan menggunakan BPJS mandiri untuk membayar premi-nya,

"Jangan sudah tidak mau membayar, eh justru mereka beralih ke PBI," ujarnya.

Ia menyebutkan, pengurangan jumlah PBI dari APBD Provinsi ini memang sudah terasa sejak tahun 2018.

Namun, informasi yang pihaknya terima, di tahun 2025 akan ada lagi pengurangan jumlah PBI sekitar 2 ribu jiwa.

"Makanya, semakin membengkak jumlah peserta JKN yang tidak aktif ini. Ini dapat saja mengancam status UHC CutOff-nya," ujarnya.

"Makanya di tahun 2025 kita targetkan yang aktif ini sampai dengan 80 persen," sambungnya.

Di sisi lain, pihaknya sudah berinovasi untuk menggandeng pihak perusahaan agar saling membantu, karena JKN itu kan sifatnya gotong royong.

"Alhamdulillah, sedikit-sedikit dapatlah," ujarnya.

"Kita mengajak juga, baik kepada perusahaan yang besar maupun UMKM, untuk bisa mengcover karyawannya, itung-itung untuk mengurangi beban pemerintah daerah," tukasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved