Berita Lampung

Pemkot Tuding Drainase yang Rusak Jadi Penyebab Banjir di Metro Lampung

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro tuding sistem drainase rusak menjadi penyebab utama terjadinya banjir di wilayah Bumi Sai Wawai.

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary
Asisten II Setda Kota Metro, Yeri Ehwan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Metro - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro tuding sistem drainase rusak menjadi penyebab utama terjadinya banjir di wilayah Bumi Sai Wawai.

Asisten II Setda Kota Metro, Yeri Ehwan, mengatakan sistem drainase induk tak mampu mengalirkan air hujan dengan volume besar.

Terutama saat terjadinya hujan dengan intensitas yang tinggi.

"Saluran induk kita tidak berfungsi optimal. Pendangkalan di anak sungai Way Batanghari dan Sungai Bunut memperparah situasi," kata dia, Selasa (21/1/2025).

"Karena itu, air meluap ke pemukiman warga," tambahnya.

Ia mengungkapkan drainase buatan di Metro juga terdapat beberapa masalah.

Mulai dari penyumbatan, kerusakan, dimensi yang tidak memadai, hingga sedimentasi yang parah.

"Pengangkatan lumpur di saluran drainase menjadi prioritas, begitu juga perbaikan pada saluran yang rusak. Namun, ini baru langkah awal," bebernya.
 
Dalam menghadapi banjir, Pemkot Metro menyusun dua pendekatan untuk jangka pendek dan jangka panjang.

Ia menambahkan, langkah jangka pendek mencakup pengangkatan lumpur hingga pembangunan pintu air.

"Kita perlu melakukan pengangkatan lumpur di drainase pemukiman," ujarnya.

"Kemudian perlu dilakukan perbaikan saluran drainase yang rusak dan pembangunan pintu air di anak sungai way Batanghari dan way Bunut untuk mengontrol debit air saat hujan deras," sambungnya.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Metro anggarkan puluhan miliar Rupiah untuk penanggulangan banjir di tahun 2025.

Kepala Dinas PUTR Kota Metro, Robby Kurniawan Saputra, menyebut, di tahun 2025, pihaknya akan memprioritaskan banjir yang kerap menjadi keluhan masyarakat.

"Dinas PUTR hampir sama programnya seperti di tahun sebelumnya. Tetapi di tahun 2025 ini akan lebih memprioritaskan terkait penanggulangan banjir," kata dia.

Ia menuturkan, pihaknya telah memetakan lokasi rawan genangan air di Metro untuk dilakukan pembenahan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved