Kasus Uang Palsu di Lampung Selatan

Pasutri di Lampung Selatan Edarkan Uang Palsu Demi Kebutuhan Sehari-hari

Pengakuan pasutri tersebut saat dihadirkan dalam ekspose hasil ungkap kasus uang palsu Polres Lampung Selatan, Kamis (23/1/2025).

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Ari Setiawan dan istrinya, pelaku pengedar uang palsu di Candipuro Lampung Selatan mengaku edarkan uang palsu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. 

TIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Selatan- Pasangan suami istri (pasutri) di Lampung Selatan, Ari Setiawan (37) dan Dewi Sumita (36) nekat mengedarkan uang palsu demi kebutuhan sehari-hari.

Pengakuan pasutri tersebut saat dihadirkan dalam ekspose hasil ungkap kasus uang palsu Polres Lampung Selatan, Kamis (23/1/2025).

Pelaku Ari Setiawan mengatakan bahwa hasil dari uang palsu tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Dia pun membantah jika hasil kejahatannya itu untuk judi online.

Diketahui pasangan suami istri pelaku kasus uang palsu (upal) di Lampung Selatan mengaku dapat upal dari pembelian secara online.

Diketahui pasutri tersangka uang palsu tersebut, Ari Setiawan (37) dan Dewi Sumita (36) warga Desa Mekar Mulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan.

Pasutri tersebut dihadirkan dalam ekspose hasil ungkap kasus uang palsu di Polres Lampung Selatan, Kamis (23/1/2025).

Ekspose ungkap kasus uang palsu dipimpin Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin, didampingi Kasi Humas AKP I Wayan Susul, dan Kapolsek Candipuro AKP Farid.

Yusriandi Yusrin membeberkan bahwa pelaku mendapat uang palsu dari pemesanan di aplikasi Telegram.

Ternyata pemesanan uang palsu tersebut dilakukan oleh Dewi Sumita malului aplikasi telegram dan dibayar melalui shope Pay.

Kemudian Dewi Sumita menyerahkan uang rupiah yang diduga palsu tersebut kepada Ari Setiawan selaku suaminya untuk diedarkan.

Ari Setiawan membelanjakan uang palsu tersebut di warung yang ada di perkampungan dengan penjual wanita lansia.

Kapolres menceritakan awal mula kasus tersebut berhasil dibongkar oleh jajarannya.

Berawal informasi masyarakat terkait keberadaan seorang laki laki yang sedang mengedarkan uang rupiah diduga palsu di sejumlah warung yang ada di Kecamatan Candipuro.

Berdasarkan informasi tersebut pihaknya mendatangi lokasi. Lalu, melakukan penangkapan terhadap seorang laki laki bernama Ari Setiawan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved