Berita Terkini Nasional
Tragedi Lift Terjun Bebas di Pembangunan RS PKU Muhammadiyah, 3 Pekerja Tewas
Tragedi lift pengangkut orang terjun bebas di pembangunan gedung 5 lantai Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Blora, mengakibatkan 3 pekerja tewas.
"Pada saat di ketinggian kurang lebih 12 meter, tali sling putus dan tempat atau kotak yang memuat 13 orang tersebut terjun bebas ke bawah," kata AKBP Wawan, saat dikonfirmasi Tribunjateng.
Lebih lanjut, AKBP Wawan menyampaikan akibat peristiwa ini 3 korban dinyatakan meninggal dunia.
"3 meninggal dunia, 10 luka-luka saat ini di rawat di RS PKU Muhammadiyah Blora. Korban semuanya warga Kabupaten Blora," terangnya.
Adapun, untuk terkait ada kesalahan manusia atau tidak, saat ini secara teknis, menurut AKBP Wawan, pihak kepolisian masih dalam proses penyelidikan.
"Ini masih kita dalami dan kita lakukan penyelidikan," ujarnya.
Terkait penyelidikan, menurutnya saat ini Sateskrim telah melakukan penyelidikan antara lain melakukan olah TKP, mendata saksi-saksi, mengidentifikasi korban yang meninggal dunia dan yang luka-luka, mengumpulkan barang bukti.
"Sekarang sedang dilakukan klarifikasi kepada mandor atau pengawas lapangan proyek, operator mesin, para pekerja lain yang ada di TKP, di kantor Satreskrim Polres Blora," paparnya.
Sementara itu, Majelis Pembina Kesejahteraan Umat (MPKU) Muhammadiyah, Sugiyanto, buka suara terkait peristiwa kecelakaan kerja proyek pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Sabtu (8/2/2025) pagi.
Sugiyanto, menjelaskan kapasitas crane yakni 2 ton, namun saat kejadian dimuat 13 orang.
Gedung RS PKU Muhammadiyah yang sedang dibangun itu setinggi lima lantai.
"Tadi pagi saya dapat informasi dari rumah, informasinya ada crane yang jatuh, jadi yang terakhir maksimal crane itu 2 ton ya."
"Dan pagi pagi diisi 13 pekerja yang sudah menyiapkan safety dan sebagainya, sesuai dengan prosedur," jelasnya.
Akibat peristiwa tersebut, korban langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah untuk perawatan.
"Mereka sudah memakai safety sebelum naik."
"Kami juga sudah melakukan perawatan kepada para korban. Mohon maaf atas musibah ini," ujarnya.
| Oknum Polisi Dilaporkan ke Polres Diduga Paksa Wanita 17 Tahun Konsumsi Miras |
|
|---|
| Oknum Anggota DPRD Kota Cirebon Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Perselingkuhan |
|
|---|
| Pria Rudapaksa Anak Tiri sampai Hamil Diringkus Polisi, Malah Minta Nikah |
|
|---|
| Anggota Polisi Terluka Dilempari Batu saat Evakuasi Pencuri Motor dari Amuk Massa |
|
|---|
| Jawa Barat Terapkan Pajak Kendaraan Listrik, Dedi Mulyadi Tekankan Kontribusi untuk Pembangunan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Tragedi-Lift-Terjun-Bebas-di-Pembangunan-RS-PKU-Muhammadiyah-3-Pekerja-Tewas.jpg)