Berita Lampung

Bahas Evaluasi Pilkada Bareng Komisi ll DPR, Pj Gubernur Lampung Singgung Distribusi Logistik

Pj Gubernur Lampung, Samsudin, menyinggung terkait distribusi logistik untuk pemilihan umum yang harus ditingkatkan di masa yang akan datang.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi Diskominfotik Lampung
EVALUASI PILKADA 2024: Pj Gubernur Lampung, Samsudin (kiri) bersama Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, di ruang rapat utama kantor Gubernur Lampung, Kamis (13/2/2025). Kunker Komisi II DPR RI ke Lampung dalam rangka membahas evaluasi gelaran Pilkada 2024. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pj Gubernur Lampung, Samsudin, menyinggung terkait distribusi logistik untuk pemilihan umum yang harus ditingkatkan di masa yang akan datang.

Hal tersebut disampaikan Samsudin saat membahas evaluasi gelaran Pilkada 2024 serentak di Lampung bersama Komisi ll DPR RI.

Diketahui, Komisi ll DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Lampung. Kunker yang diterima langsung oleh Pj Gubernur Lampung di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Kamis (13/2/2025), membahas evaluasi penyelenggaraan Pilkada 2024.

Dalam kesempatan itu, Samsudin menyampaikan ucapan selamat datang kepada Pimpinan dan Anggota Komisi II DPR RI beserta seluruh rombongan.

"Kehadiran Bapak/Ibu sekalian merupakan suatu kehormatan bagi kami dan tentunya menjadi momentum penting dalam upaya memperbaiki serta menyempurnakan penyelenggaraan Pemilihan serentak ke depan," kata Samsudin.

Dia juga menjelaskan bahwa Pilkada Serentak 2024 di Provinsi Lampung berlangsung dengan aman, damai, dan harmonis.

"Seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran, kampanye, hingga pemungutan dan penghitungan suara, berjalan kondusif berkat sinergi antara penyelenggara, aparat keamanan, serta partisipasi aktif masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk menjaga persatuan serta sikap saling menghormati antar pendukung calon mencerminkan kedewasaan demokrasi di Provinsi Lampung.

"Hal ini tergambar dari minimnya konflik yang terjadi serta tidak terdapat aksi-aksi kekerasan yang dapat mengganggu berjalannya pilkada serentak di Provinsi Lampung," tuturnya.

Samsudin juga menyampaikan terdapat beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian bersama yaitu terkait Logistik Pemilihan.

"Dimana Distribusi logistik perlu lebih ditingkatkan terutama di wilayah terpencil agar lebih tepat waktu dan merata, serta tidak terjadi kekurangan dan tertukarnya surat suara," kata dia.
Selain itu, Samsudin menjelaskan bahwa pada Pemungutan Suara Pemilu 14 Februari 2024, Provinsi Lampung mencatat tingkat partisipasi masyarakat sebesar 80,64 persen.

"Namun pada Pemilihan Serentak 27 November 2024, terjadi penurunan partisipasi, dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) mencapai 65,44 perseb dan rata-rata Pemilihan Bupati (Pilbup) serta Pemilihan Walikota( Pilwali) sebesar 68,54 persen," kata dia.

"Sedangkan, target partisipasi masyarakat dalam pemilu dan pilkada tahun 2024 yang ditetapkan dalam RPJMN 2020–2024 adalah 79,5," tambahnya.

"Dengan demikian, capaian partisipasi dalam Pemilihan Serentak 2024 di Provinsi Lampung dapat dikategorikan rendah dan tidak mencapai target nasional," bebernya.

Samsudin berharap kunjungan kerja ini dapat menjadi forum yang konstruktif untuk mendapatkan masukan dan merumuskan rekomendasi yang akan memperbaiki sistem serta mekanisme penyelenggaraan Pemilihan di masa mendatang.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved