Berita Lampung
Hari Kedua Pencarian ABK Kapal Nelayan Hilang di Kalianda Masih Nihil
Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara mengatakan, operasi pencarian hari kedua difokuskan pada dua titik utama, yakni pesisir Kalianda.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Hari kedua pencarian anak buah kapal (ABK) nelayan yang hilang belum membuahkan hasil.
Korban bernama Ajum (53), warga Perumahan Bama Hilir, Kecamatan Pagelaran, Pandenglang, Banten, tenggelam setelah KM Bimasuci yang ditumpanginya tertabrak kapal kargo di perairan Kalianda, Lampung Selatan, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Kapal tersebut membawa empat orang, termasuk nakhoda.
Tiga orang berhasil selamat, sementara satu lainnya belum ditemukan.
Tim SAR gabungan terus mengintensifkan upaya penyisiran di perairan Kalianda, Rabu (6/5/2026).
Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara mengatakan, operasi pencarian hari kedua difokuskan pada dua titik utama, yakni pesisir Kalianda dan arah laut lepas.
"Sejak pukul 08.00 WIB, seluruh unsur yang terlibat telah melaksanakan briefing untuk membagi kekuatan tim di dua lokasi pencarian," ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Pada titik pertama di pesisir Kalianda, operasi dipimpin oleh unsur TNI AL bersama Basarnas dan Polairud dengan mengerahkan alat utama laut milik TNI AL.
Sementara di titik kedua, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Damkar, BPBD, dan Polairud Polda Lampung melakukan penyisiran sepanjang garis pantai, mulai dari Pantai Rio hingga Pesisir Merak Belantung.
Tak hanya itu, pencarian juga diperluas hingga radius sekitar 2 mil laut dari titik lokasi kejadian (TKP) guna mengantisipasi kemungkinan korban atau puing kapal terbawa arus.
Meski demikian, proses pencarian hari ini dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Hujan sempat mengguyur wilayah Kalianda pada pagi hari, disusul cuaca mendung yang bertahan hingga siang.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Polairud Polda Lampung, Polres Lampung Selatan, Pos TNI AL Kalianda, Damkar dan BPBD Lampung Selatan, Himpunan Seluruh Nelayan Indonesia (HSNI) Lampung Selatan, serta relawan nelayan setempat.
"Hingga saat ini, hasil pencarian masih nihil. Namun seluruh tim tetap bersiaga dan akan terus memaksimalkan upaya pencarian," kata Rezie.
Tim SAR gabungan berkomitmen melanjutkan operasi hingga korban maupun keberadaan KM Bimasuci dapat ditemukan.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )
| 51 Siswa SMA/SMK di Lampung Tak Lulus, Pernikahan Dini Jadi Salah Satu Penyebab |
|
|---|
| Ketua DPP REI Minta Izin Wali Kota Presentasi Program Unggulan Bandar Lampung di Tingkat Pusat |
|
|---|
| Bupati Pringsewu Audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Bahas Perikanan |
|
|---|
| 1.140 Gerai KDMP di Lampung Proses Pembangunan, 174 Unit Rampung 100 Persen |
|
|---|
| Peserta Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih Sebut Jawaban Berubah Sendiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Tim-SAR-gabungan-cari-ABK-KM-Bimasuci-hilang.jpg)