Berita Terkini Nasional

Diming-imingi Uangnya Bisa Jadi Rp 1 Miliar, Warga Pangandaran Malah Kena Tipu

Seorang warga di Kabupaten Pangandaran kena tipu hingga Rp 52,5 juta setelah diming-imingi uangnya bisa digandakan menjadi Rp 1 miliar.

Tribunlampung.co.id / Deni Saputra
KENA TIPU: Foto ilustrasi uang. Seorang warga di Kabupaten Pangandaran kena tipu hingga Rp 52,5 juta setelah diming-imingi uangnya bisa digandakan menjadi Rp 1 miliar. Aksi penipuan yang minimpa warga di Bojongsalawe, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran itu terjadi pada Senin (27/1/2025). Dua orang tersangka inisial FS dan TF menjanjikan korban bernama Heri Prasetyo untuk menggandakan uang hingga Rp 1 Miliar. 

Saat itu, korban semakin curiga dan akhirnya memaksa untuk membuka koper tersebut dan ternyata isinya kosong.

"Pelaku ini langsung dilaporkan dan dibawa ke Polsek Pangandaran untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ucapnya. *

BERITA LAIN: Warga Lampung Selatan Tertipu Dukun Palsu, Diimingi Gandakan Uang hingga Rp 27 M

Warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, tertipu dukun palsu yang mengaku bisa menggandakan uang hingga Rp 27 miliar. 

Sri selaku korban mengatakan, dirinya tertipu bujuk rayu pelaku dukun palsu hingga akhirnya menyetorkan uang dalam jumlah besar. 

"Kami diminta oleh pelaku untuk setor uang hingga Rp 71 juta, katanya bisa menggandakan uang sampai miliaran rupiah," ujarnya, Selasa (29/10/2024). 

Ia mengatakan, kenal dengan pelaku beberapa waktu lalu di rumah tetangganya tanpa sengaja.

Pelaku mengaku bisa menggandakan uang dan mengangkat uang dari alam gaib. 

"Jadi kami sempat tidak percaya dan menolak apa yang ditawarkan pelaku, akan tetapi pelaku terus berusaha meyakinkan dan akhirnya tertipu," tukasnya.

Pelaku sempat memberikan pengakuan kalau istrinya seorang polwan. 

Serta sempat mengajak para korban ke Pulau Jawa untuk menemui seseorang. 

Hingga saat ini pelaku tidak juga menepati janji menggandakan uang tersebut. 

"Jadi adik dari pelaku ini terkena pinjol dan meminta dikirimkan uang kepada para korban,"

"Sampai menebus mobil juga mintanya kepada kami dan saat ini pelaku kabur entah kemana," bebernya.

Para korban sempat berkomunikasi dengan pelaku sekitar lima bulan lalu, hingga sempat menyewa kamar kos untuk melakukan ritual gaib.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved