Berita Lampung

Pedagang Kuliner di Metro Diimbau Pakai Bahan Makanan Alami

Sekretaris Dinas Kesehatan Metro Ahmad Redho Akbar mengatakan, bahan makanan yang masuk kategori berbahaya meliputi bahan pengawet, pewarna.

Tayang:
Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok Tribunlampung.co.id
IMBAUAN: Ilustrasi. Pedagang takjil di Kota Metro diimbau tidak menggunakan bahan makanan berbahaya. 

Tribunlampung.co.id, Metro - Pedagang kuliner di Kota Metro diimbau tidak menggunakan bahan makanan berbahaya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Metro Ahmad Redho Akbar mengatakan, bahan makanan yang masuk kategori berbahaya meliputi bahan pengawet, pewarna maupun pemanis buatan. 

“Kami mengingatkan para pedagang makanan dan minuman supaya dalam pembuatan makanan dan minumannya tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna maupun pemanis buatan atau sejenisnya," ujar Redho, sapaan akrabnya, Jumat (7/3/2025).

Redho menjelaskan, makanan atau minuman yang menggunakan bahan pengawet, pemanis atau pewarna buatan akan memberikan dampak yang tidak baik bagi kesehatan.

Ia mengimbau pedagang menggunakan bahan makanan alami.

“Supaya makanan dan minuman itu aman dikonsumsi, kami mengimbau para pedagang dalam pembuatannya itu menggunakan bahan alami. Itu semua demi kebaikan bersama,” tambahnya.

Redho menyebut, makanan yang menggunakan pengawet dapat berdampak pada kesehatan tubuh.

Hal ini akan berdampak pada menurunnya imunitas tubuh.

"Sehingga dapat mengakibatkan rentan terserang berbagai penyakit," tutupnya.

(Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved