Berita Viral

Bikin Geger, Wanita Berkerudung Merah Tunggangi Patung Macan di Depan Polsek

Wanita berkerudung merah tunggangi patung macan lodaya di Polsek Indramayu! Viral di medsos, ternyata ODGJ. 2 kali bikin heboh, pernah panjat reklame.

TribunCirebon.com/IST
NAIK PATUNG MACAN: Tangkapan layar saat wanita ODGJ naik dan duduk di patung macan lodaya di Mako Polsek Haurgeulis, Indramayu. Jagat maya dihebohkan dengan aksi seorang wanita berkerudung merah naik menunggangi patung macan lodaya di Mako Polsek Haurgeulis Indramayu, Selasa (11/3/2025) pukul 10.00 WIB. 

Tribunlampung.co.id, Indramayu - Warga yang tinggal di sekitar Polsek Haurgeulis Indramayu, Jawa Barat, mendadak dibuat geger setelah aksi seorang wanita berkerudung merah.

Bagaimana tidak, wanita berkerudung merah itu mendadak naik lalu menunggangi patung macan lodaya yang ada di depan Polsek Haurgeulis Indramayu.

Sontak warga yang ada di sekitarnya heboh dan merekam aksi tersebut menggunakan ponsel, sampai akhirnya video tersebar dan viral di media sosial.

Adapun ciri-ciri wanita itu yakni mengenakan kerudung merah, baju lengan panjang kotak-kotak kuning sampai ke lutut, mengenakan celana panjang biru, serta sendal jepit.

Video yang merekam aksi wanita berkerudung merah duduk di atas patung macan itu membuat jagat maya heboh usai diunggah oleh akun TikTok @dyasya__ .

Warganet dibuat geleng-geleng oleh aksi wanita berkerudung merah tersebut. 

Bahkan tidak sedikit yang mengibaratkan wanita berkerudung itu seperti hero dalam game Mobile Legends.

“Irithel ternyata dari indramayu ges,” tulis akun @mika! dikutip Tribuncirebon.com, Minggu (16/3/2025).

Sosok Perempuan Berkerudung Merah Diungkap Polisi

Saat dikonfirmasi, Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Haurgeulis, AKP Maman Kusmanto membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Maman, wanita tersebut diketahui menderita gangguan kejiwaan atau ODGJ. ODGJ itu berinisial IW (27) warga Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis.

“Kejadiannya Selasa (11/3/2025) pukul 10.00 WIB telah datang memasuki lingkungan Mapolsek Haurgeulis seorang perempuan ODGJ melakukan tindakan menaiki patung macan lodaya. Kejadian tersebut di posting melalui medsos TikTok oleh akun dyasya__,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Maman menceritakan, kejadian itu berawal saat ODGJ tersebut datang ke Mapolsek Haurgeulis. Petugas piket kala itu menghampiri wanita tersebut dan mencoba mengajaknya berkomunikasi agar ODGJ itu tidak berbuat onar dan mau meninggalkan Mapolsek Haurgeulis.

Hanya saja, ODGJ itu justru marah-marah, ia lalu menuju ke areal parkiran motor dan merobohkan motor-motor pengunjung yang tengah mendapat pelayanan di kantor polisi setempat.

Setelah itu, ia lari dan naik ke patung macan lodaya dan duduk di atasnya. Momen tersebut kemudian viral usai terekam kamera warga. Wanita itu duduk di atas patung macan lodaya sambil mengoceh sendirian dan mengeluarkan kata-kata yang tidak dapat dimengerti.

“Selanjutnya oleh petugas jaga mako disuruh turun dan tidak berapa lama ODGJ itu mau turun dan kembali duduk di pos penjagaan,” ujar dia.

Maman mengatakan, seorang anggotanya mengenali ODGJ tersebut.  Ia pun menghubungi lurah desa tempat tinggalnya untuk menghubungi pihak keluarga dan menjemput wanita ODGJ tersebut.

Selain itu, pihaknya juga menghubungi petugas Dinas Sosial (Dinsos) Indramayu untuk penanganan ODGJ.

“Tidak lama pihak keluarga datang, keluarga juga menyadari lalai dalam pengawasan serta memohon maaf atas perbuatan ODGJ tersebut. Kemudian ODGJ itu meninggalkan Mapolsek dengan dibawa oleh pihak keluarga serta didampingi oleh pihak Dinsos,” ujar dia.

2 Kali Buat Heboh di Polsek Haurgeulis Indramayu

Kelakuan IW tersebut rupanya bukan kali pertama.

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Haurgeulis, AKP Maman Kusmanto mengatakan, IW sebelumnya juga pernah membuat heboh di Mako Polsek Haurgeulis pada 2023 lalu.

“Pada Rabu (20/12/2023) lalu, ODGJ tersebut juga pernah melakukan hal yang sama yakni memanjat Billboard depan Mapolsek,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (16/3/2025).

Maman menyampaikan, petugas kala itu memintanya untuk turun. Namun, ODGJ tersebut justru mengamuk dan menyerang polisi. Setelah terus diajak komunikasi dan dibujuk, ia pun akhirnya mau untuk turun.

( Tribunlampung.co.id / Tribunnews.com )

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved