Berita Lampung

Polda Lampung Kerahkan 3.979 Personel Gabungan dalam Ops Ketupat Krakatau 22025

Polda Lampung menyatakan siap mengamankan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni yuntavia
Dokumentasi Polda Lampung
JELANG OPS KETUPAT  - Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, Jumat (21/3/2025). Sebanyak 3.979 personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan Basarnas dikerahkan dalam Operasi Ketupat Krakatau 2025. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Polda Lampung menyatakan siap mengamankan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Kabid Humas Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, 3.979 personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan Basarnas dikerahkan dalam Operasi Ketupat Krakatau 2025.

"Kami siapkan strategi matang untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2025," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Jumat (21/3/2025). 

Ia mengatakan, pihaknya melakukan operasi tersebut selama 17 hari dari tanggal 23 maret sampai 8 April 2025.

Operasi ini bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman, baik di jalur darat maupun laut.

Adapun puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret 2025 dengan jumlah penumpang yang diperkirakan mencapai lebih dari 125 ribu orang per hari, dan lebih dari 20 ribu kendaraan yang melintas. 

Sementara itu puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+4 dan H+5 Lebaran, dengan jumlah penumpang mencapai lebih dari 158 ribu orang per hari dan lebih dari 36 ribu kendaraan.

Untuk mengatasi lonjakan tersebut Polda Lampung bekerja sama dengan instansi terkait, termasuk PT ASDP Indonesia Ferry.

Tujuannya guna meningkatkan kapasitas angkut kapal dan mengoptimalkan sistem penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni.

Ada 81 pos pengamanan yang telah dipersiapkan dan peronel ditempatkan di berbagai titik strategis.

Termasuk jalur mudik, pelabuhan, terminal, dan lokasi wisata yang diprediksi ramai selama libur Lebaran.

Selain itu terdapat 20 pos pelayanan (posyan) dan 60 pos pengamanan (pospam) dan satu Pos Terpadu di Pelabuhan Bakauheni. 

Pospam sendiri berada di daerah lokasi rawan kecelakaan, macet dan kriminalitas. Adapun pos pelayanan (posyan) dipetuntukkan bagi layanan kesehatan, tempat istirahat pemudik, dan informasi lalu lintas.

 Sementara satu pos terpadu di Pelabuhan Bakauheni untuk pengawasan dan pengendalian operasional.

Pos-pos ini tersebar di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Lampung Selatan, Mesuji, Tulangbawang, Lampung Tengah, Lampung Timur, hingga Kota Bandar Lampung.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved