Berita Terkini Nasional

Awal Mula Kecelakaan Maut Purworejo yang Menewaskan 10 Ustazah, Truk Hilang Kendali

Seluruh korban meninggal dunia merupakan penumpang angkutan kota (angkot) yang terlibat kecelakaan dengan truk muatan pasir.

Tayang:
KOMPAS.COM/BAYUAPRILIANO
KECELAKAAN MAUT PURWOREJO- Tragedi kecelakaan lalu lintas di Jalan Purworejo–Magelang, Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Rabu (6/5/2025). Awal mula kecelakaan maut yang menewaskan 10 ustazah di Purworejo dari truk yang hilang kendali. 

“Truk menyenggol angkot, terguling, lalu menabrak rumah. Kami masih melakukan olah TKP dan penyelidikan lanjutan,” kata Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano. 

Korban terbanyak berasal dari penumpang angkot yang diketahui membawa rombongan warga dan guru dari Mendut, Magelang.

Mereka sedang dalam perjalanan menuju acara takziah di rumah KH. Barzakki di Penungkulan, Kecamatan Gebang, Purworejo.

Sebanyak 11 penumpang angkot dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara empat lainnya mengalami luka berat. 

Sopir dump truk serta seorang warga pemilik rumah juga turut mengalami luka-luka.

Dirlantas Polda Jawa Tengah menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami kondisi teknis kendaraan, termasuk rem dan jumlah berat yang diperbolehkan (JBB) truk.

“Akan lebih jelas nanti setelah pemeriksaan teknis. Sekarang kami masih di lokasi,” katanya.

Proses identifikasi terhadap korban, baik yang meninggal maupun terluka, masih dilakukan. Polisi juga akan mengecek kelayakan kendaraan dan status muatan.

“Kami lakukan evakuasi, korban sudah dibawa ke rumah sakit, dan sedang dilakukan cek TKP serta penyelidikan,” ujar AKBP Andry.

Selain menabrak angkot, dump truk juga menimpa sebuah rumah warga yang berada di tepi jalan. Beruntung, penghuni rumah tidak mengalami luka.

Sejumlah ambulans segera dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah dan korban luka. Polisi juga segera melakukan pengaturan lalu lintas dan pengamanan di lokasi kejadian.

Kecelakaan tragis ini menyoroti pentingnya pemeriksaan berkala terhadap kendaraan, khususnya sistem pengereman dan kapasitas muatan. Dugaan awal rem blong menjadi perhatian serius, apalagi truk membawa muatan berat di jalur menurun.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan yang telah merenggut nyawa belasan warga. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id

BACA BERITA POPULER

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved