Berita Terkini Nasional

ART Aniaya Anak Majikan hingga Tewas Gara-gara Persoalan Sepele

Peristiwa itu terjadi ketika tiba-tiba ART berinisial HA (23) tiba-tiba menyerang wanita kakak beradik VP (19) dan AZD (13) merupakan anak majikannya.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
ILUSTRASI GARIS POLISI - Seorang ART di Kalimantan Selatan nekat aniaya anak majikan hanya gara-gara persoalan sepele. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Kalimantan Selatan - Seorang Asisten Rumah Tangga ( ART) nekat menganiaya anak majikan sampai meninggal gara-gara persoalan sepele.

Peristiwa itu terjadi ketika tiba-tiba ART berinisial HA (23) tiba-tiba menyerang wanita kakak beradik VP (19) dan AZD (13) merupakan anak majikannya.

HA, pemuda yang menjadi ART di keluarga di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan ini merasa terganggu suara ribut.

Akibat dari perbuatan HA ini, VP kehilangan nyawanya, sementara AZD masih dirawat secara medis.

Sedangkan posisi HA merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) yang bekerja di rumah orang tua korban.

Penyebab Penganiayaan
 
Penganiayaan terjadi pada Minggu, 11 Mei 2025, di Jalan Insgub, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat.

Menurut Kasi Humas Polres Tanah Bumbu, Iptu Jonser Sinaga, tindakan kejam ini bermula ketika HA merasa terganggu oleh suara ribut yang berasal dari arah kamar AZD.

Merasa tidak nyaman, HA memutuskan untuk menghampiri AZD dan melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam.

Dia tidak hanya melukai AZD, tetapi juga menyeretnya ke ruang tengah.

Ketika VP, kakak AZD, keluar dari kamar mandi setelah mendengar teriakan adiknya, HA beralih menyerang VP.

Dalam serangan tersebut, pelaku memukul dan menikam VP di bagian perut, yang membuatnya tidak berdaya.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, saksi yang juga merupakan orang tua korban menerima informasi melalui telepon dari anak laki-laki mereka yang berada di salah satu kamar.

Mengetahui bahwa anak perempuannya diserang, orang tua korban segera meminta bantuan.

Namun, saat saksi AR datang ke lokasi, pelaku sudah melarikan diri.

Orang tua kedua korban tidak terima dengan tindakan pelaku dan segera melaporkan kasus ini ke Polsek Simpang Empat untuk mendapatkan penanganan hukum.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved