Berita Terkini Nasional

Polisi Usut Kasus Perusakan Sejumlah Makam di Bantul dan Kotagede 

Polisi usut kasus perusakan sejumalah makam di Bantul dan Kotagede  Yogyakarta yang viral di media sosial.

Editor: taryono
tangkapan layar/ist/Dok Polres Bantul
PERUSAKAN MAKAM - Kondisi makam di Baluwarti, Purbayan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta yang diduga dirusak oleh oknum tak bertanggungjawab, Minggu (18/5/2025). Polisi dan sejumlah belah pihak melakukan pemeriksaan nisan di Makam Ngentak RT 10, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Minggu (18/5/2025). Viral di media sosial aksi perusakan nisan makam di Bantul dan Kotagede Yogya oleh Orang Tak Dikenal (OTK), polisi turun tangan lakukan penyelidikan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, YOGYA - Polisi usut kasus perusakan sejumalah makam di Bantul dan Kotagede  Yogyakarta yang viral di media sosial.

Lokasi makam yang dirusak di  depan SMAN 1 Banguntapan, Bantul dirusak orang tak dikenal. 

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana, membenarkan kabar tersebut.

Ia menuturkan peristiwa itu terjadi di Makam Ngentak RT 10, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul.

"Kejadian itu baru diketahui pada Minggu (18/5/2025) sekira pukul 06.00 WIB, saat Hermawan Riyadi (54), warga Sendangtirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, bermaksud membersihkan rumput di salah satu area makam," katanya.

Kemudian, Hermawan melihat ada papan nisan yang terbuat dari kayu patah atau rusak.

Demikian pula dengan tempat nisan pemakaman warga lain yang juga rusak dan ditemukan bongkahan tembok.

Akhirnya, Hermawan mengabarkan kejadian tersebut kepada ayahnya dan Ketua LPM Ngentak Baturetno.

Informasi itu selanjutnya diteruskan ke Polsek Banguntapan.

"Setelah dicek oleh personel Polsek Banguntapan, ternyata benar bahwa telah terjadi pengerusakan makam," ungkap Jeffry.

Setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata total ada tiga nisan terbuat dari keramik dan tujuh nisan terbuat dari kayu yang dirusak oleh orang tak dikenal tersebut.

"Perusakan nisan diperkirakan terjadi tadi malam atau saat dinihari, karena berdasarkan keterangan Hermawan bahwa kemarin sore, sejumlah nisan itu masih utuh," beber Jeffry.

"Motif perusakan nisan masih dalam penyelidikan dan kejadian perusakan makam ini baru terjadi sekali selama ini," paparnya.

Pelaku Perusakan Makam Masih Misteri

Dikonfirmasi terpisah, Panewu Banguntapan, I Nyoman Gunarsa, menyampaikan pihaknya telah mendengar kabar tersebut dan mengaku belum mengetahui siapa pelaku perusakan nisan makam itu.

Sumber: TribunNewsmaker
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved