Berita Lampung

100 Mahasiswa Teknik Industri Itera Belajar Energi Baru Terbarukan di BTI

Seratusan mahasiswa Program Studi Rekayasa Kehutanan Institut Teknologi Sumatera (Itera) belajar energi baru terbarukan (EBT) di PT Bhakti Terang Indo

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
BELAJAR EBT - Ratusan mahasiswa Program Studi Rekayasa Kehutanan Institut Teknologi Sumatera (Itera) belajar energi baru terbarukan (EBT) di PT Bhakti Terang Indonesia (BTI), Selasa (17/6/2025). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Seratusan mahasiswa Program Studi Rekayasa Kehutanan Institut Teknologi Sumatera (Itera) belajar energi baru terbarukan (EBT) di PT Bhakti Terang Indonesia (BTI). 

Dosen Prodi Rekayasa Kehutanan Itera, Rio Ardiansyah Murda mengatakan, sekitar 100 mahasiswanya datang ke PT BTI dan Kafe Energi Positif (Enpos) untuk belajar EBT 

"Jadi kami kunjungan ke BTI ini dengan harapan agar para mahasiswa mempunyai pemikiran untuk memanfaatkan EBT di kehidupan sehari-hari," kata Rio saat diwawancarai Tribun Lampung di Bandar Lampung, Selasa (17/6/2025). 

Pihaknya berharap energi baru terbarukan ini untuk diterapkan kehidupan sehari-hari. 

Harapannya para mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship dengan memanfaatkannya EBT. 

Para mahasiswa ini menggelar praktikum umum kehutanan 2025 ke BTI untuk melihat bagaimana proses dari pengolahan EBT tersebut.

"Kegiatan ini merupakan praktikum yang berakhir dengan baik, praktikum tersebut dengan tujuan menambah wawasan mahasiswa," kata Rio.

Dengan harapan untuk mengajak industri yang nyata melihat ekosistem usaha dari pengolahan BTI. 

Direktur Utama PT BTI Daud Hadi Winarto mengatakan, BTI merupakan pihak yang mengedukasi hingga memberikan legacy bagi mahasiswa berpikir tentang EBT ke depannya. 

Mahasiswa harus bisa memahami terkait bahan bakar alternatif untuk energi yang bersih dan ramah lingkungan. 

"Diharapkan mahasiswa kehutanan itera akan menjaga sustainable atau berkelanjutan terhadap energi baru terbarukan tersebut," kata Daud. 

"Kehadiran mahasiswa Itera merupakan sebuah kebanggaan bagi kami PT BTI. Itera merupakan kampus yang berkomitmen mengedepankan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi)," tambahnya. 

Ia mengatakan, perusahaan yang dikelolanya berbasiskan adaptasi green economy (ekonomi hijau), sehingga berkomitmen dalam sustainable renewable energi.

Pemerintah Indonesia melalui UU Nomor 16 Tahun 2016 sebagai bentuk ratifikasi Paris Agreement untuk menahan kenaikan suhu global.

"Kami berkomitmen terhadap pemerintah serta kebutuhan global, dalam bentuk nyata berinovasi dalam menjadikan konsep circular economy dalam bentuk zero waste product," kata Daud.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved