Berita Lampung

Kemenag Kumpulkan Kepala Madrasah se-Lampung Bahas Amoral Oknum Guru hingga Komite

Plt Kakanwil Kemenag Lampung, Erwinto mengatakan, pihaknya kemarin sudah mengumpulkan seluruh kepala MIN, MtsN hingga MAN.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
KUMPULKAN KEPALA MADRASAH - Plt Kakanwil Kemenag Lampung, Erwinto saat diwawancarai Tribun Lampung di ruang kerjanya, Rabu (2/7/2025). Pihaknya Kemenag sudah mengumpulkan kepala madrasah se-Lampung membahas amoral oknum guru hingga komite sekolah. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung, mengumpulkan para kepala madrasah se Lampung mulai ibtidaiyah, tsanawiyah hingga aliyah. 

Plt Kakanwil Kemenag Lampung, Erwinto mengatakan, pihaknya kemarin sudah mengumpulkan seluruh kepala MIN, MtsN hingga MAN.

"Kami sudah melakukan pembinaan dan penguatan, bagaimana menyikapi berbagai persoalan yang dihadapi oleh madrasah," kata Plt Kakanwil Kemenag Lampung, Erwinto saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (2/7/2025). 

Ia mengatakan, pihaknya mengumpulkan para pimpinan dari satuan jenjang pendidikan di bawah naungan Kemenag, dengan membahas beberapa poin penting. 

Diantaranya terkait perbuatan amoral oknum tenaga pendidik hingga membahas bagaimana mengatasi imbauan Gubernur Lampung terkait ijazah dan tidak ada komite.

"Kami masih merumuskan bagaimana kita mengambil langkah di madrasah terkait tindakan terkait polemik di madrasah," ujar Erwinto.

"Apakah pemerintah provinsi Lampung akan memberikan subsidi bosda kepada madrasah atau tidak," terusnya.

Ia mengatakan, jika pemprov tidak memberikan subsidi maka pihaknya akan berkonsultasi dengan Kemenag pusat bagaimana jalan keluarnya.

"Kami selama ini tidak ada bantuan dari pemerintah daerah, sejak dulu kami miss komunikasi, Pemprov Lampung selalu menyatakan bahwa urusan madrasah itu urusannya Kemenag," ungkap Erwinto. 

Ia mengatakan, madrasah negeri bisa diatasi dengan bos dan dipa yang ada di Kemenag, sementara untuk madrasah swasta tidak ada.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved