Berita Lampung

Kelas Migran di Lampung Siapkan Lulusan Bekerja di Jepang

Program ini dirancang untuk memitigasi pengangguran di kalangan lulusan SMA dan SMK yang berminat bekerja ke luar negeri.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
KURANGI PENGANGGURAN - Kadisdikbud Lampung Thomas Amirico saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (30/7/2025). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Pemprov Lampung meluncurkan Program Kelas Migran untuk menyiapkan siswa dan alumni SMA/SMK bekerja di luar negeri, khususnya Jepang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung Thomas Amirico menjelaskan bahwa program ini digagas untuk memberikan kesempatan kerja formal ke luar negeri bagi lulusan pendidikan menengah.

“Alhamdulillah, kita tadi sudah launching bersama Pak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur, disaksikan juga oleh Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding. Ini bentuk dukungan terhadap program terbaru kita, yakni Kelas Migran,” kata Thomas, Rabu (30/7/2025).

Program ini dirancang untuk memitigasi pengangguran di kalangan lulusan SMA dan SMK yang berminat bekerja ke luar negeri.

Siswa kelas 12 dan alumni akan diberikan pelatihan bahasa asing, khususnya bahasa Jepang, selama setahun melalui kegiatan ekstrakurikuler.

“Setelah pelatihan, mereka akan menerima sertifikat F4. Selanjutnya, dilakukan pemantapan keterampilan sebelum pemberangkatan ke luar negeri,” jelas Thomas.

Ia menambahkan, seluruh proses keberangkatan akan difasilitasi oleh Pemprov Lampung bekerja sama dengan Bank Lampung.

Menariknya, biaya pemberangkatan dapat dibayar setelah mereka bekerja di luar negeri.

“Jadi, pembiayaan tidak dibebankan di awal. Prosesnya juga kami permudah, dan terbuka untuk semua kalangan, termasuk anak-anak dari keluarga tidak mampu,” ujarnya.

8.500 Siswa Sudah Mendaftar

Sejak dibuka pendaftaran, antusiasme pelajar cukup tinggi.

Thomas menyebut, sudah ada 8.500 siswa kelas 12 dari seluruh Lampung yang mendaftar program ini.

“Selain itu, tercatat sudah ada 369 alumni yang ikut mendaftar. Untuk alumni, masa pelatihannya lebih singkat, hanya 3 sampai 5 bulan,” katanya.

Menurutnya, proses pembelajaran program ini akan dimulai pada Agustus 2025. Kuotanya pun tidak dibatasi.

“Bulan deoan sudah dibuka siapa saja boleh daftar sebanyak-banyaknya. Jika sekolahnya berminat, kita siapkan juga tenaga pendidiknya,” tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved