Epi Sepriana Kenang Anaknya Sebelum Tewas, Prada Lucky Minta Mamanya Datang

Epi Sepriana Mirpey, ibunda Prada Lucky Chepril Saputra Namo, mengenang putranya sebelum dinyatakan tewas, akibat penganiayaan yang dilakukan senior.

POS-KUPANG.COM/HO-TANGKAPAN LAYAR
WAWANCARA - Tangkapan layar wawancara Pos Kupang.com bersama ibu kandung Prada Lucky Namo di rumah duka almarhum Prada Lucky Chepril Saputra Namo di Asrama TNI AD di Kuanino, Kota Kupang NTT, Jumat (8/8/2025). Epi Sepriana Mirpey, ibunda Prada Lucky Chepril Saputra Namo, mengenang putranya sebelum dinyatakan tewas, akibat penganiayaan yang dilakukan senior. Saat sedang dirawat di RSUD Aeramo, Prada Lucky sempat menelepon Epi Sepriana. Ia meminta ibundanya itu untuk datang. Bahkan, Prada Lucky sudah berencana memesankan tiket pesawat untuk ibundanya tersebut. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Mbay - Epi Sepriana Mirpey, ibunda Prada Lucky Chepril Saputra Namo, mengenang putranya sebelum dinyatakan tewas, akibat penganiayaan yang dilakukan senior.

Saat sedang dirawat di RSUD Aeramo, Prada Lucky sempat menelepon Epi Sepriana. Ia meminta ibundanya itu untuk datang. Bahkan, Prada Lucky sudah berencana memesankan tiket pesawat untuk ibundanya tersebut.

Namun kenyataan berbanding terbalik. Epi Sepriana batal mengunjungi anaknya. Justru Prada Lucky yang pulang ke rumah dalam kondisi telah meninggal dunia.

Tangis duka menyelimuti keluarga Prada Lucky Chepril Saputra Namo, prajurit TNI Angkatan Darat yang bertugas di Batalyon Infanteri TP 834/WM, Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. 

Prada Lucky Namo mengembuskan nafas terakhir pada Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 11.23 WITA setelah empat hari mendapat perawatan intensif di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo. 

Dikutip dari Pos-Kupang.com, sang ibu, Epi Sepriana Mirpey, menjadi saksi bisu penderitaan anaknya yang meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan setelah diduga mengalami kekerasan dari sejumlah oknum seniornya di dalam satuannya.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Prada Lucky sempat menelepon ibunya dari RSUD Aeramo dalam kondisi sakit parah. Suaranya lemah namun penuh kerinduan.

"Mama, mama, syalom mama, Lucky baik-baik saja. Mama apa kabar? Saya kangen mama. Mama datang Nagekeo ko? Mama bulan depan nanti datang sini pakai pesawat, nanti Lucky booking tiket pesawat," kata Lucky dalam percakapan terakhirnya via telepon.

Percakapan itu terjadi setelah perjuangan panjang sang ibu meminta izin kepada atasan Lucky agar diizinkan berkomunikasi dengan anaknya.

Ibunda Prada Lucky menyampaikan hal ini saat diwawacarai POS-KUPANG.COM, Jumat (8/8/2025).

Sebelumnya, Epi Sepriana mengaku tidak mendapat informasi apa pun soal kondisi anaknya yang sudah sakit dan dirawat di rumah sakit.

"Saya WA Dansi Intelnya, hanya dibaca. Sampai saya mohon-mohon, saya bilang, tolong kasih tahu kabar anak saya. Saya pikirannya sudah kacau," ungkapnya sambil menangis.

Dalam keterangannya, Epi menyebut bahwa kondisi Lucky sudah terlihat memburuk sejak berada di kediaman ibu angkatnya, Ibu Iren.

Tubuh Lucky penuh luka dan lebam. Lewat sambungan video call, Lucky sempat mengungkapkan bahwa dirinya dipukul dan dicambuk oleh sejumlah oknum di satuannya.

"Dia bilang, 'Mama saya dipukul, dicambuk sama Pak Mat sama Dasintel,' dia bilang begitu. Dia bilang, 'Mama tolong, mama.' Saya suruh dia berobat dulu, tapi tak lama kemudian mereka telepon lagi, bilang Lucky harus kembali ke Batalyon," jelas Epi.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Tags
tewas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved