Tahanan Pembunuh Polisi Kabur

Napi Anak Pembunuh Polisi Lampung Tengah Dikenal Licin dan Pandai Mengelabui

Narapidana anak pembunuh polisi di Lampung Tengah, Lampung, dikenal licin dan padai mengelabui.

Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Terpidana LPKA kabur berhasil ditangkap Polsek Bangun Rejo, Selasa (21/5/2024), pukul 06.30 WIB.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Tengah - Usai dikabarkan kabur dari penjara, AE (17) jadi incaran banyak pihak yang ingin terpidana pembunuh polisi di Lampung Tengah itu kembali mendekam di hotel prodeo.

Sebelum berhasil diciduk polisi di Kampung Sinar Seputih, Kecamatan Bangunrejo, banyak warga yang melihat dan mengira dia anak terlantar.

Diketahui awalnya AE terekam oleh salah satu warga Kampung Sidokerto, Kecamatan Bumi Ratu Nuban yang mengira AE hanya seorang bocah yang tersasar, Senin (20/5/2024).

Dalam video tersebut, AE mengenakan kaus warna cokelat dan memakai celana pendek tanpa alas kaki.

Kepada warga, dia mengaku bernama Ardi, dari Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi.

"Ada yang kenal nggak, anak ini mengaku penumpang bus asal Jambi yang ditinggalkan di Rumah Makan Pucuk Daun, kesasar sampai Sidokerto," ujar pembuat video.

Kapolsek Bangun Rejo Iptu Islandar menyebutkan, rute pelarian AE dari LPKA baru di seputaran Lampung Tengah saja.

Setelah dari Kampung Sidokerto, AE terpantau warga sedang berkeliaran di Kecamatan Wates pada Senin (20/5) jam 12 siang.

Dari situ, barulah masyarakat setempat sadar bahwa bocah yang mereka temui adalah tahanan kabur dari LPKA Pesawaran.

Warga setempat pun berbondong-bondong memposting wajah anak 17 tahun yang divonis penjara 9 tahun karena merencanakan pembunuhan seorang anggota polisi itu.

Namun, kata kapolsek, AE berhasil bersembunyi dan lolos dari pantauan warga. 

Dikira sudah pergi jauh ke Jambi, ternyata asumsi itu dipatahkan ketika Polsek Bangun Rejo mendapat petunjuk bahwa AE masih di Lampung Tengah.

Islandar pun menghentikan rencana AE yang hendak melarikan diri ke Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.

"Setelah wajah AE tersebar dimana-mana, sopir travel yang mengangkut AE dari SPBU Wates pun sadar jika dia tahanan kabur," ujar kapolsek.

Iskandar menambahkan, saat berada di rumah warga AE tadinya mengenakan kaus cokelat dan celana pendek tanpa alas kaki.

Namun, saat ditangkap Polsek Bangun Rejo berganti pakaian, mengenakan kaus abu-abu dengan celana panjang.

"Anak itu dikenal licin dan pandai mengelabui, semoga anak itu tidak kabur lagi dari penjara," tutupnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved