Ronny menyebut, pihaknya mencatat dugaan keterlibatan anggota kepolisian dalam sejumlah Pilkada di antaranya di Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, dan lainnya.
"Tentunya hal-hal ini, kami dari tim hukum mempersiapkan saksi, bukti, dan kami sudah menyusun semua keterangan yang ada. Kepentingan kami adalah untuk nanti pembuktian di Mahkamah Konstitusi (MK)," kata Ronny di Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung Jakarta Selatan, Rabu (4/12).
Tak hanya kepolisian, Ronny menuturkan bahwa PDIP juga mengumpulkan bukti-bukti keterlibatan ASN, kepala desa hingga Penjabat (Pj).
"Jadi, terlalu dini kalau ada yang menyampaikan ini tidak benar, ini hoaks. Menurut kami, kami punya bukti yang cukup, dan itu nanti akan kita buktikan di MK," tegasnya.(tribun network)
r