Berita Lampung

Cara Unik Sat Lantas Polres Lamsel Ingatkan Pengendara Agar Tertib Berlalu Lintas

Cara yang dihadirkan personel Sat Lantas tersebut sempat membuat warga Kalianda, Lampung Selatan terkejut.

dok.Polres Lampung Selatan
Cara unik Sat Lantas Polres Lampung Selatan agar pengendara tertib berlalu lintas 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung SelatanSat Lantas Polres Lampung Selatan membuat cara unik untuk mengingatkan pengendara agar tertib berlalu lintas.

Cara yang dihadirkan personel Sat Lantas tersebut sempat membuat warga Kalianda, Lampung Selatan terkejut.

Sebab ada beberapa orang yang memperagakan sebagai korban kecelakaan dan keranda mayat, di pinggir jalan Kawasan Tertib Lalu Lintas, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Jumat (26/7/2024). Tepatnya di ruas Jalan ZA Pagar Alam.

Salah satu korban kecelakaan adalah seorang pria berbadan besar mengenakan kaos putih, celana pendek, dengan kepala diperban, bagian pipi sebelah kiri mengalami luka lecet, tangan kanan diperban, dan kaki kanan juga diperban.

Pria tersebut mengalungkan sebuah kertas bertuliskan korban kecelakaan lalu lintas.

Tampak disampingnya berdiri Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin.

Itu merupakan sekenario yang ditampilkan Sat Lantas Polres Lampung Selatan agar masyarakat selalu ingat untuk patuh pada tata tertib berlalu lintas.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin menjelaskan pihaknya perlu melakukan kegiatan yang unik, agar masyarakat mematuhi tata tertib berlalu lintas.

Salah satunya, kata dia, dengan membuat teatrikal korban kecelakaan supaya masyarakat selalu waspada dan menaati perturan lalu lintas.

"Kita melakukan cara-cara unik agar masyarakat mematuhi tata tertib berlalu lintas. Minggu kemarin kita gunakan tokoh kartun superhero dan pemusik angklung. Nah kemarin, kita tampilkan cosplay korban kecelakaan lalu lintas," kata Yusriandi, Sabtu (27/7/2024).

"Kita tampilkan cosplay korban kecelakaan dengan diperagakan seorang yang tampak luka-luka akibat kecelakaan.

Lalu, ada keranda mayat yang didalamnya terdapat boneka dibungkus kain kafan sebagai contoh korban kecelakaan karena melanggar ketetiban berlalu lintas.

Tujuannya supaya masyarakat selalu waspada dan menaati perturan lalu lintas," sambungnya.

Dia juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas supaya selamat sampai tujuan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk budayakan tertib berlalu lintas. Hati-hati di jalan utamakan keselamatan. Jangan sampai kita menjadi korban lalu lintas," tukasnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved