Berita Lampung

180 Peserta Bersihkan Pantai Lempasing Pesawaran

Sebanyak 180 peserta dari kalangan mahasiswa, warga, dan perwakilan pemerintah turun langsung membersihkan pantai

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: soni yuntavia
Dokumentasi
WAVE OF CLEANLINESS - Sebanyak 180 peserta dari kalangan mahasiswa, warga, dan perwakilan pemerintah turun langsung membersihkan Pantai Pesisir Lempasing Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran dalam aksi bertajuk Wave of Cleanliness, Minggu (5/10/2025). . 

Tribunlampung.co.id, Pesawaran Sebanyak 180 peserta dari kalangan mahasiswa, warga, dan perwakilan pemerintah turun langsung membersihkan pantai di Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran dalam aksi bertajuk Wave of Cleanliness, Minggu (5/10/2025). 

Kegiatan ini digagas oleh Komunitas Jejama yang berfokus pada isu lingkungan sebagai upaya memerangi pencemaran sampah di kawasan pesisir.

Ketua Pelaksana Wave of Cleanliness, Imam mengatakan, aksi ini berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi Pantai Lempasing yang kian tercemar.

“Pantai memiliki peran penting bagi keseimbangan ekosistem. Namun, di Lempasing kami menemukan banyak sampah plastik, limbah rumah tangga, dan sisa aktivitas masyarakat yang mencemari area pesisir,” ujar Imam kepada Tribun Lampung.

Menurutnya, pencemaran tersebut tidak hanya merusak keindahan pantai, tetapi juga mengancam biota laut serta mengganggu aktivitas nelayan. 

Pemilihan lokasi di Pantai Sukajaya Lempasing dilakukan karena kawasan ini termasuk wilayah dengan penumpukan sampah yang cukup tinggi.

Aksi bersih pantai ini melibatkan dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, mahasiswa dari berbagai universitas, serta masyarakat sekitar. 

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih dan sesi diskusi bersama Kepala Desa mengenai solusi pengelolaan sampah jangka panjang.

Imam menuturkan, antusiasme warga cukup tinggi.

“Respons masyarakat sangat positif. Mereka ikut turun langsung mengumpulkan sampah di sepanjang garis pantai,” katanya.

Dari hasil kegiatan, sampah organik tercatat sebagai jenis yang paling banyak ditemukan. Seluruh sampah yang terkumpul selanjutnya dikirim ke TPST Pesawaran untuk dikelola lebih lanjut.

Imam menegaskan, Wave of Cleanliness tidak berhenti di satu kegiatan saja.

“Kami akan menjadikannya program rutin agar masyarakat semakin peduli dan konsisten menjaga kebersihan lingkungan, baik di Pantai Lempasing maupun di tempat tinggal masing-masing,” tutupnya.

( Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya )

 

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved