Berita Lampung

Polresta Bandar Lampung Catat 4.729 Kasus Pidana Sepanjang 2025, Curanmor Tertinggi

Polresta Bandar Lampung mencatat sepanjang 2025 terdapat 4.729 kasus pidana, curanmor menempati urutan tertinggi.

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
RILIS AKHIR TAHUN - Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay foto bersama pada saat rilis akhir tahun 2025 di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (31/12/2025). 

Lalu sepanjang tahun 2025, Satresnarkoba bersama jajaran berhasil mengungkap sebanyak 299 kasus tindak pidana narkotika.

Tersangka secara keseluruhan mencapai 424 orang.

"Capaian ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga berdampak langsung pada upaya penyelamatan generasi bangsa," ucapnya.

Dari hasil pengungkapan tersebut bahwa diperkirakan sebanyak 45.956 jiwa berhasil diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Serta mencegah potensi kerugian finansial masyarakat hingga mencapai sekitar Rp 10 miliar. 

Pelanggar lalu lintas ada 40.230 orang dan angka ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan berlalu lintas masih menjadi tantangan bersama.

Sehingga memerlukan upaya berkelanjutan melalui penegakan hukum, edukasi, serta peran aktif masyarakat.

Sementara itu untuk kejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas) selama tahun 2025 terjadi 103 kasus. 

Dari kasus tersebut bahwa 57 perkara berhasil diselesaikan oleh jajaran satlantas. 

Dampak dari kecelakaan lalu lintas ini mengakibatkan 26 orang meninggal dunia, 30 orang mengalami luka berat, 66 orang mengalami luka ringan.

Dari berdasarkan hasil analisis, kejadian lakalantas masih didominasi oleh pemotor.

"Jadi ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya disiplin, kehati-hatian. Serta kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama," kata Alfret. 

"Di samping berbagai keberhasilan dalam upaya pencegahan hingga pengungkapan kasus, kami juga memberikan perhatian serius terhadap pembinaan internal personel," terusnya.

Hal tersebut sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas kinerja dan profesionalisme anggota.

Pembinaan tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan positif, dari pembinaan rohani dan mental.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved