Berita Lampung

Curhat Sopir Angkot di Bandar Lampung Jelang Pengaktifan Kembali Trayek

Dari pantauan di Terminal Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (29/1/2026), tampak beberapa angkot sedang menunggu penumpang.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
SAMBUT BAIK - Sejumlah sopir angkot trayek Rajabasa–Tanjungkarang menyambut positif wacana pengaktifan kembali trayek yang selama ini kurang optimal. 

Menurut Dahlan, saat ini pendapatan sopir angkot jauh dari kata ideal.

Dalam sehari, penghasilan kotor yang diperoleh berkisar Rp 70 ribu hingga Rp 100 ribu, itu pun belum dipotong biaya operasional.

"Kadang dapat Rp 100 ribu, kadang Rp 70 ribu, Rp 70 ribu–Rp 80 ribu. Itu masih lepas uang bensin, uang setoran," jelasnya.

Meski demikian, Dahlan menilai pengaktifan trayek tidak mempersulit sopir angkot.

Justru sebaliknya, kebijakan itu dianggap bisa membuat angkot lebih aktif beroperasi.

"Kalau untuk dipersulit, saya rasa nggak sih. Lebih baik kayak gitu. Jadi lebih aktif lagi. Kita mau ke mana aja, bebas," katanya.

Dahlan juga mengungkapkan bahwa sosialisasi terkait pengaktifan trayek sebenarnya sudah pernah dilakukan sekitar satu tahun lalu.

Namun, kebijakan tersebut tidak berjalan maksimal di lapangan.

"Sudah ada sosialisasi setahun yang lewat itu, dengar-dengar. Sudah ada, tapi nggak berjalan," ujarnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2025 lalu sempat ada arahan agar angkot diperbaiki sebagai syarat perpanjangan izin.

Namun, tidak semua angkot bisa memenuhi ketentuan tersebut.

"Katanya bisa diperpanjang 2025 ke atas. Tapi kalau 2024 ke bawah nggak bisa diperpanjang. Dengar-dengar begitu," ungkap Dahlan.

Hal senada disampaikan sopir angkot bernama Adi.

Ia menyebut rencana pengaktifan kembali trayek angkot sebagai kebijakan yang baik, selama tidak memberatkan sopir.

"Dengan adanya wacana pengaktifan trayek ini bagus, ya," kata Adi.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved